Spesifikasi RS-24 Yars, Rudal Antarbenua Rusia yang Jadi Ancaman bagi AS

Kamis, 19 Januari 2023 - 14:27 WIB
loading...
Spesifikasi RS-24 Yars,...
Rudal balistik antarbenua RS-24 Yars Rusia yang menjadi ancaman bagi Amerika Serikat. Foto/Iliya Pitalev via REUTERS
A A A
JAKARTA - Perang antara Rusia dan Ukraina terus memanas, dan tidak ada tanda-tanda akan segera berakhir.

Sejak Rusia menyerang tetangganya pada Februari 2022, ketegangan terus berlangsung. Informasi terbaru menyebut Moskow telah mengerahkan rudal balistik antarbenua atau ICBM (Intercontinental Ballistic Missile) RS-24 Yars. Namun, pengerahan itu hanya untuk patroli tempur di sekitar Wilayah Tver, Rusia barat.

Seperti apa spesifikasi rudal yang bisa membawa hulu ledak nuklir ini? Berikut ulasannya.

RS-24 Yars mulai digunakan oleh Rusia pada 2010. Meksipun namanya RS-24 Yars, namun NATO menyebutnya sebagai SS-29.

Pengembangannya sudah mulai dilakukan sejak 2004. Melansir laman Military Today, senjata ini merupakan versi terbaru dari ICBM Topol-M.



Sistem RS-24 Yars dikembangkan oleh Moscow Institute of Thermal Technology yang berada di bawah kendali salah satu anggota Russian Academy of Science bernama Yury Solomonov.

Sebelum resmi digunakan, Yars terlebih dahulu menjalani uji coba pada 2007. Uji coba pertamanya dilakukan pada Mei 2007. Kemudian, uji coba kedua dilaksanakan pada Desember 2007 dan November 2008.

RS-24 Yars yang pertama kali dinyatakan siap beroperasi adalah versi road mobile. Namun akhirnya, rudal ini diletakkan dalam silo.

Dengan ditempatkan di silo yang sudah tidak aktif, RS-24 Yars menjadi sangat sulit dideteksi musuh.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Zelensky Gunakan Detektor...
Zelensky Gunakan Detektor Kebohongan untuk Menyelidiki Kebocoran
Adakah Hubungan Gelap...
Adakah Hubungan Gelap Antara Raja Ganja Polandia dan Skandal Senjata Ukraina?
Siapa Yuri Napso? Anggota...
Siapa Yuri Napso? Anggota Parlemen Rusia Dipecat setelah Membolos Kerja selama 200 Hari Tanpa Alasan
Pihak Ketiga Berusaha...
Pihak Ketiga Berusaha Gagalkan Perundingan AS-Rusia, Siapa Mereka?
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
Antisipasi Eskalasi...
Antisipasi Eskalasi dengan NATO, Putin Panggil 160.000 Pemuda untuk Wajib Militer
2 Negara Anggota NATO...
2 Negara Anggota NATO Akan Kerahkan Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Rekaman Ponsel Ungkap...
Rekaman Ponsel Ungkap Pembunuhan 15 Pekerja Darurat di Gaza oleh Tentara Israel
Video Viral Pasukan...
Video Viral Pasukan Israel Eksekusi Mati Petugas Medis Gaza, IDF Akhirnya Ngaku Salah
Rekomendasi
Cerita Pemudik Terjebak...
Cerita Pemudik Terjebak Berjam-jam di Pantura Cirebon saat Arus Balik
Puncak Arus Balik, 80.800...
Puncak Arus Balik, 80.800 Kendaraan Padati Tol Cipali Menuju Jakarta
Ajudan Kapolri Diduga...
Ajudan Kapolri Diduga Pukul dan Ancam Tempeleng Wartawan di Semarang
Berita Terkini
Tarif Trump 10% Sudah...
Tarif Trump 10% Sudah Berlaku di Pelabuhan, Bandara, dan Pabean AS
1 jam yang lalu
Tokoh Republik Peringatkan...
Tokoh Republik Peringatkan Pemilu Sela Mandi Darah jika Tarif Trump Rusak Ekonomi AS
2 jam yang lalu
Demo Menentang Trump...
Demo Menentang Trump Digelar di Penjuru Dunia, Ada Berlin, Frankfurt, Paris, dan London
3 jam yang lalu
Penampakan Demo Besar...
Penampakan Demo Besar di Amerika Serikat Menentang Trump, Diikuti 250.000 Orang
4 jam yang lalu
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian, Trump Bisa Tumbang?
5 jam yang lalu
Bos Shin Bet Israel...
Bos Shin Bet Israel Bongkar Akal-akalan Netanyahu Hindari Pengadilan Korupsi
6 jam yang lalu
Infografis
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hancurkan Pangkalan AS
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved