AS Ancam Bekukan Kerja Sama Intelijen dengan Serbia
Sabtu, 14 Januari 2023 - 17:33 WIB
Menurut N1, AS telah berulang kali memberi isyarat kepada Serbia bahwa pihaknya tidak menyetujui penunjukan tersebut, terakhir pada pertemuan antara Duta Besar (Dubes) Christopher Hill dan Menteri Luar Negeri Ivica Dacic pekan lalu.
"Sumber yang dapat dipercaya" mengatakan kepada N1 bahwa Hill mengancam "pembekuan mendalam" dalam kerja sama antara BIA dan komunitas intelijen AS, mencatat bahwa Vulin menghadirkan "masalah besar" bagi Washington.
Hill diduga memberi tahu Dacic bahwa AS lebih suka bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri, yang dijawab Dacic bahwa dia akan mengatur Gasic untuk segera mengunjungi Washington.
Afiliasi CNN mengklaim AS menganggap Vulin pro-Rusia. Sebagai bukti, N1 menunjuk pada beberapa pertemuan Vulin dengan Nikolay Patrushev, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Rusia, saat dia bertanggung jawab atas kepolisian.
Mereka juga mengemukakan tuduhan oleh aktivis oposisi Rusia Vladimir Kara-Murza bahwa Vulin telah menyadapnya atas nama Moskow.
Vulin membantah tuduhan tersebut dan mengatakan dia akan menuntut Kara-Murza karena pencemaran nama baik.
"Sumber yang dapat dipercaya" mengatakan kepada N1 bahwa Hill mengancam "pembekuan mendalam" dalam kerja sama antara BIA dan komunitas intelijen AS, mencatat bahwa Vulin menghadirkan "masalah besar" bagi Washington.
Hill diduga memberi tahu Dacic bahwa AS lebih suka bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri, yang dijawab Dacic bahwa dia akan mengatur Gasic untuk segera mengunjungi Washington.
Afiliasi CNN mengklaim AS menganggap Vulin pro-Rusia. Sebagai bukti, N1 menunjuk pada beberapa pertemuan Vulin dengan Nikolay Patrushev, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Rusia, saat dia bertanggung jawab atas kepolisian.
Mereka juga mengemukakan tuduhan oleh aktivis oposisi Rusia Vladimir Kara-Murza bahwa Vulin telah menyadapnya atas nama Moskow.
Vulin membantah tuduhan tersebut dan mengatakan dia akan menuntut Kara-Murza karena pencemaran nama baik.
Lihat Juga :