Ukraina: Satu-satunya Kapal Induk Rusia Sangat Buruk, Bahkan Tak Bisa Bergerak
Selasa, 10 Januari 2023 - 09:35 WIB
"Disebutkan bahwa kapal itu akan dipindahkan ke dermaga lain, tetapi saat bersiap untuk dipindahkan, menjadi jelas bahwa kapal itu tidak mampu bergerak dengan kekuatannya sendiri," kata kementerian tersebut, seperti dikutip Newsweek, Selasa (10/1/2023).
Kiev mengatakan bahwa beberapa kapal tunda dikerahkan."Namun ini juga ternyata tidak mungkin dilakukan karena kondisi lambung kapal yang kritis," imbuh kementerian tersebut.
Menurut kementerian itu, spesialis perbaikan kapal telah memperingatkan bahwa kondisi kapal tidak memungkinkan untuk diluncurkan karena khawatir akan terbalik dan tenggelam.
Baca juga: Kisah Kapal Induk Liaoning: Dibeli China Senilai Beberapa Botol Vodka, Kini Diincar Rusia
Ukraina juga mengatakan bahwa tim penyelam menemukan struktur logam di bawah geladak ketiga telah berkarat dan palka "terisi penuh" dengan air berlumpur, mempersulit pemeriksaan kapal dari dalam.
Kiev mengatakan bahwa mereka yang terlibat dalam renovasi mencoba mengalihkan kesalahan dan komandan Angkatan Laut Rusia mendenda manajemen pabrik perbaikan kapal 1,5 miliar rubel (USD21,5 juta) karena tidak memenuhi tenggat waktu.
Kiev mengatakan bahwa beberapa kapal tunda dikerahkan."Namun ini juga ternyata tidak mungkin dilakukan karena kondisi lambung kapal yang kritis," imbuh kementerian tersebut.
Menurut kementerian itu, spesialis perbaikan kapal telah memperingatkan bahwa kondisi kapal tidak memungkinkan untuk diluncurkan karena khawatir akan terbalik dan tenggelam.
Baca juga: Kisah Kapal Induk Liaoning: Dibeli China Senilai Beberapa Botol Vodka, Kini Diincar Rusia
Ukraina juga mengatakan bahwa tim penyelam menemukan struktur logam di bawah geladak ketiga telah berkarat dan palka "terisi penuh" dengan air berlumpur, mempersulit pemeriksaan kapal dari dalam.
Kiev mengatakan bahwa mereka yang terlibat dalam renovasi mencoba mengalihkan kesalahan dan komandan Angkatan Laut Rusia mendenda manajemen pabrik perbaikan kapal 1,5 miliar rubel (USD21,5 juta) karena tidak memenuhi tenggat waktu.
Lihat Juga :