Meksiko Tangkap Putra Raja Narkoba Terkenal El Chapo
Jum'at, 06 Januari 2023 - 09:32 WIB
El Chapo sedang menjalani hukuman penjara seumur hidup di Amerika Serikat karena memperdagangkan ratusan ton narkoba ke AS selama 25 tahun.
Namun kartelnya tetap menjadi salah satu yang terkuat di Meksiko.
Ovidio Guzman dan salah satu saudara laki-lakinya dituduh mengawasi hampir selusin laboratorium metamfetamin di Sinaloa serta bersekongkol untuk mendistribusikan kokain dan mariyuana. Hal itu dipaparkan Departemen Luar Negeri AS.
Baca juga: Jejak Istri Cantik El Chapo, dari Ratu Kecantikan Menjadi Ratu Narkoba
Dia, lanjut departemen tersebut, juga diduga memerintahkan pembunuhan informan, pengedar narkoba dan penyanyi Meksiko yang menolak bernyanyi di pernikahannya.
Sebelumnya Gagal Ditangkap
Ovidio Guzman pernah ditangkap sebentar sebelumnya pada tahun 2019, tetapi pasukan keamanan membebaskannya setelah kartel Sinaloa melancarkan perang habis-habisan sebagai tanggapan.
Beberapa orang tewas pada kesempatan itu di ibu kota negara bagian Sinaloa, Culiacan, ketika orang-orang bersenjata melancarkan serangan senapan mesin besar-besaran, membuat jalan-jalan dipenuhi kendaraan yang terbakar.
Pembebasannya memicu kecaman tajam terhadap Lopez Obrador, yang mengatakan keputusan itu dibuat untuk melindungi nyawa warga sipil.
Namun kartelnya tetap menjadi salah satu yang terkuat di Meksiko.
Ovidio Guzman dan salah satu saudara laki-lakinya dituduh mengawasi hampir selusin laboratorium metamfetamin di Sinaloa serta bersekongkol untuk mendistribusikan kokain dan mariyuana. Hal itu dipaparkan Departemen Luar Negeri AS.
Baca juga: Jejak Istri Cantik El Chapo, dari Ratu Kecantikan Menjadi Ratu Narkoba
Dia, lanjut departemen tersebut, juga diduga memerintahkan pembunuhan informan, pengedar narkoba dan penyanyi Meksiko yang menolak bernyanyi di pernikahannya.
Sebelumnya Gagal Ditangkap
Ovidio Guzman pernah ditangkap sebentar sebelumnya pada tahun 2019, tetapi pasukan keamanan membebaskannya setelah kartel Sinaloa melancarkan perang habis-habisan sebagai tanggapan.
Beberapa orang tewas pada kesempatan itu di ibu kota negara bagian Sinaloa, Culiacan, ketika orang-orang bersenjata melancarkan serangan senapan mesin besar-besaran, membuat jalan-jalan dipenuhi kendaraan yang terbakar.
Pembebasannya memicu kecaman tajam terhadap Lopez Obrador, yang mengatakan keputusan itu dibuat untuk melindungi nyawa warga sipil.
Lihat Juga :