Pangeran Harry Bunuh 25 Orang di Afghanistan saat Jadi Pilot Tempur Inggris

Jum'at, 06 Januari 2023 - 07:14 WIB
Dia mengatakan dirinya tidak bangga atau pun malu melakukannya dan menggambarkan menghilangkan target seperti mengeluarkan "bidak catur" dari papan.

Pangeran Harry bertugas selama 10 tahun di Angkatan Darat Kerajaan Inggris, naik ke pangkat kapten, dan menggambarkan waktunya di militer sebagai tahun pembentukannya.

Tur pertamanya dilakukan di bawah pembungkaman berita yang ketat untuk alasan keamanan, yang disetujui oleh media Inggris. Dia terpaksa pulang ketika sebuah publikasi asing melanggar embargo.

Dia tidak pernah secara terbuka membahas berapa banyak milisi Taliban yang dia bunuh.

Kamera video yang dipasang di hidung helikopter Apache memungkinkan dia menilai misinya--dan menentukan dengan pasti berapa banyak yang telah dia bunuh.

"Angka saya 25. Ini bukan angka yang membuat saya puas, tapi juga tidak membuat saya malu," katanya dalam buku tersebut, seperti dikutip AFP, Jumat (6/1/2023).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!