PM Finlandia Desak Negara Demokrasi Tingkatkan Sanksi pada Rusia

Jum'at, 02 Desember 2022 - 16:00 WIB
“Ketergantungan kita menjadi kelemahan kita lebih cepat dan di area yang lebih penting dari masyarakat kita daripada yang kita inginkan,” tambah Marin. Dia menggambarkan perdagangan dengan China sebagai “kenyataan.”

Baca: Terungkap, Belasan Perusahaan Negara NATO Bantu Rudal Rusia Gempur Ukraina

“Kita semua memiliki kekhawatiran terkait China dan kita harus memastikan bahwa kita tidak memiliki ketergantungan kritis semacam itu terkait China,” kata Marin.

“Kita tidak dapat bergantung, misalnya, pada microchip atau semikonduktor atau teknologi kritis apa pun ketika menyangkut negara-negara otoriter. Karena jika jalur perdagangan itu tiba-tiba dipotong, maka kita akan kesulitan,” tambahnya.

Marin kemudian bertemu dengan Perdana Menteri Anthony Albanese di kediaman resminya di Sydney. Pasangan itu merilis pernyataan bersama yang mengatakan bahwa pembicaraan mereka. Keduannya menggarisbawahi perlunya bekerja sama dalam memperkuat ketahanan mereka sebagai masyarakat yang terbuka dan demokratis dan dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!