Biden Tak Punya Rencana Hubungi Putin, Tapi Siap Berdialog Guna Akhiri Perang
Jum'at, 02 Desember 2022 - 03:24 WIB
Biden dan Macron berjanji solidaritas negara mereka dengan Ukraina melawan perang Rusia dan berjanji untuk bekerja sama guna mengatasi kesulitan ekonomi yang ditimbulkan oleh konflik tersebut.
Biden menempatkan tanggung jawab untuk mengakhiri perang, yang dimulai dengan invasi Rusia ke Ukraina pada bulan Februari, tepat pada Putin.
“Ada satu cara untuk mengakhiri perang ini, cara yang rasional: Putin dapat menarik diri dari Ukraina, No. 1. Tampaknya dia tidak akan melakukan itu. Dia membayar seorang pangeran yang sangat berat karena gagal melakukannya,” ujarnya.
Baca: Rusia: Bentrokan Kekuatan Nuklir Harus Dihindari, Eskalasi Bisa Lepas Kendali
Washington sejauh ini menjadi pendukung utama Kiev selama konflik dengan Moskow, memberikan pemerintah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bantuan militer senilai lebih dari USD19,8 miliar, termasuk perangkat keras canggih seperti peluncur roket ganda HIMARS, howitzer M777, dan drone tempur.
Biden menempatkan tanggung jawab untuk mengakhiri perang, yang dimulai dengan invasi Rusia ke Ukraina pada bulan Februari, tepat pada Putin.
“Ada satu cara untuk mengakhiri perang ini, cara yang rasional: Putin dapat menarik diri dari Ukraina, No. 1. Tampaknya dia tidak akan melakukan itu. Dia membayar seorang pangeran yang sangat berat karena gagal melakukannya,” ujarnya.
Baca: Rusia: Bentrokan Kekuatan Nuklir Harus Dihindari, Eskalasi Bisa Lepas Kendali
Washington sejauh ini menjadi pendukung utama Kiev selama konflik dengan Moskow, memberikan pemerintah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bantuan militer senilai lebih dari USD19,8 miliar, termasuk perangkat keras canggih seperti peluncur roket ganda HIMARS, howitzer M777, dan drone tempur.
Lihat Juga :