Rusia: Aktivitas Penelitian Biologi Militer AS Ancaman bagi Dunia

Senin, 28 November 2022 - 18:03 WIB
Strategi Biodefense Nasional AS, yang diadopsi pada Oktober 2022, memang mengatakan negara tersebut “mengakui sifat penggunaan ganda ilmu hayati dan bioteknologi”.

AS juga menyatakan Washington “berusaha mencegah penyalahgunaan sains dan teknologi”.

Baca juga: Cicit Mantan Pemimpin Taiwan Chiang Kai-shek Menang Pemilu Wali Kota Taipei

Dokumen itu menambahkan, “Manajemen risiko biologis membutuhkan… mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko tersebut, terlepas dari apakah itu berasal dari Amerika Serikat atau luar negeri, menunjuk pada kebutuhan mengevolusikan kemampuan pertahanan biologis AS.”

Badan Pengurangan Ancaman Pertahanan AS, lembaga Pentagon yang sebagian besar berfokus pada melawan ancaman yang ditimbulkan senjata pemusnah massal (WMD), melangkah lebih jauh dalam strateginya untuk tahun 2022-2027.

Lembaga itu secara terbuka mengidentifikasi perluasan kemampuan AS untuk “mengidentifikasi, mengkarakterisasi, dan mengeksploitasi kerentanan WMD musuh” sebagai salah satu tujuannya.

Tujuan lainnya adalah mengenali potensi hambatan perang WMD dan menemukan “solusi” untuk membantu AS dan sekutunya “menang selama konflik.”

Niat yang dinyatakan Washington memperkuat implementasi Konvensi Senjata Biologis (BWC) telah ditanggapi dengan keraguan dari Moskow.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!