Hongaria Menghadapi Tekanan untuk Setujui Ekspansi NATO
Sabtu, 26 November 2022 - 02:57 WIB
Orban menambahkan bahwa Perdana Menteri Polandia, Republik Ceko, dan Slovakia telah mendorongnya untuk bergerak maju dengan proses itu selama pertemuan mereka pada hari Kamis.
“Kami telah mengonfirmasi kepada Finlandia dan Swedia bahwa Hongaria mendukung keanggotaan kedua negara ini di NATO, dan pada sesi pertama tahun depan, Parlemen akan memasukkan ini ke dalam agenda,” kata PM Orban yang tidak bisa memungkiri adanya tekanan selama pertemuan Visegrad Group di Slovakia.
Bulan lalu, Kepala Staf Orban; Gergely Gulyas, mengatakan ada "peluang bagus" bagi Parlemen Hongaria untuk memberikan suara sebelum sesi musim gugurnya berakhir pada pertengahan Desember. Parlemen biasanya berkumpul kembali pada awal Februari.
Pada bulan Mei, di tengah invasi militer Moskow ke Ukraina, Swedia dan Finlandia yang bertetangga dengan Rusia memutuskan sikap netralitas mereka selama puluhan tahun dan secara resmi melamar keanggotaan NATO.
Sementara blok tersebut telah menerima permintaan tersebut, tawaran negara-negara Nordik harus diratifikasi oleh 30 negara anggota, dan persetujuan Türkiye dan Hongaria masih tertunda.
“Kami telah mengonfirmasi kepada Finlandia dan Swedia bahwa Hongaria mendukung keanggotaan kedua negara ini di NATO, dan pada sesi pertama tahun depan, Parlemen akan memasukkan ini ke dalam agenda,” kata PM Orban yang tidak bisa memungkiri adanya tekanan selama pertemuan Visegrad Group di Slovakia.
Bulan lalu, Kepala Staf Orban; Gergely Gulyas, mengatakan ada "peluang bagus" bagi Parlemen Hongaria untuk memberikan suara sebelum sesi musim gugurnya berakhir pada pertengahan Desember. Parlemen biasanya berkumpul kembali pada awal Februari.
Pada bulan Mei, di tengah invasi militer Moskow ke Ukraina, Swedia dan Finlandia yang bertetangga dengan Rusia memutuskan sikap netralitas mereka selama puluhan tahun dan secara resmi melamar keanggotaan NATO.
Sementara blok tersebut telah menerima permintaan tersebut, tawaran negara-negara Nordik harus diratifikasi oleh 30 negara anggota, dan persetujuan Türkiye dan Hongaria masih tertunda.
Lihat Juga :