Kurung Anak di Ruang Isolasi, Pengelola Detoks Internet China Dibui

Rabu, 08 Juli 2020 - 20:07 WIB
Pada tahun 2014, seorang gadis berusia 19 tahun meninggal di kota Zhengzhou di Provinsi Henan, setelah ia dilaporkan dipukuli oleh instruktur di pusat detoks internet, menurut laporan media pemerintah China. Laporan lain menuduh kamp telah menggunakan perawatan yang disamakan dengan terapi electroconvulsive (ECT).

Pada hari Selasa, dokumen pengadilan menunjukkan empat pria - bermarga Wu, Ren, Zhang dan Qu - dinyatakan bersalah atas penahanan ilegal setelah mereka mengurung 12 anak-anak di sel isolasi di Akademi Yuzhang di provinsi Jiangxi, hingga 10 hari. Sebelas korban saat itu berusia kurang dari 18 tahun.

Wu dijatuhi hukuman hampir tiga tahun penjara, sementara Ren dan Zhang masing-masing menerima hukuman dua tahun tujuh bulan dan satu tahun sepuluh bulan. Sementara Qu dijatuhi hukuman 11 bulan.

Fasilitas ini menjadi berita utama hingga 2017, setelah pemerintah setempat mengumumkan bahwa mereka akan menyelidiki tuduhan hukuman fisik yang ketat yang digunakan pada siswa dalam upaya untuk "menumbuhkan karakter moral remaja," menurut laporan di media pemerintah.

Menurut tabloid Global Times yang dikelola pemerintah, mantan siswa menuduh staf di Akademi Yuzhang menempatkan siswa baru di "kamar hitam kecil" tanpa apa-apa selain selimut dan panci untuk toilet.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!