Negara yang Menggunakan Syariat Islam sebagai Hukum Negara
Jum'at, 18 November 2022 - 16:39 WIB
Polisi moral mencatat nama seorang wanita yang ditahan selama tindakan keras terhadap korupsi sosial di Teheran utara, Iran, 18 Juni 2008. Foto/REUTERS
RIYADH - Beberapa negara di dunia menerapkan syariat Islam sebagai hukum negaranya. Syariat Islam merupakan aturan yang harus ditaati setiap Muslim sehingga dapat menjalankan kehidupan sesuai ajaran agama.
Dalam syariat Islam, terdapat juga sanksi yang diberikan ketika terjadi pelanggaran hukum, misalnya dengan hukuman cambuk ataupun hukuman mati.
Berikut 5 negara yang menggunakan hukum Islam sebagai hukum negara.
1. Arab Saudi
Arab Saudi adalah negara yang menggunakan hukum Islam sebagai hukum negara. Hukum Islam yang diterapkan di Arab Saudi salah satunya yaitu hudud.
Hudud merupakan hukum Islam tentang pengadilan dan hukuman kejahatan yang paling serius, termasuk perzinaan, pencurian, dan pembunuhan.
Hukuman tersebut berupa pencambukan, amputasi, dan pancung atau pemenggalan. Hukum pancung dan amputasi menggunakan pedang biasanya dilakukan di negara ini pada hari Jumat, sebelum salat Zuhur. Arab Saudi juga melarang adanya homoseksual di negara ini.
2. Iran
Dalam syariat Islam, terdapat juga sanksi yang diberikan ketika terjadi pelanggaran hukum, misalnya dengan hukuman cambuk ataupun hukuman mati.
Berikut 5 negara yang menggunakan hukum Islam sebagai hukum negara.
1. Arab Saudi
Arab Saudi adalah negara yang menggunakan hukum Islam sebagai hukum negara. Hukum Islam yang diterapkan di Arab Saudi salah satunya yaitu hudud.
Hudud merupakan hukum Islam tentang pengadilan dan hukuman kejahatan yang paling serius, termasuk perzinaan, pencurian, dan pembunuhan.
Hukuman tersebut berupa pencambukan, amputasi, dan pancung atau pemenggalan. Hukum pancung dan amputasi menggunakan pedang biasanya dilakukan di negara ini pada hari Jumat, sebelum salat Zuhur. Arab Saudi juga melarang adanya homoseksual di negara ini.
2. Iran
Lihat Juga :