Pasien Diduga Tertular Ebola, Klinik Rumah Sakit Inggris Dilockdown
Jum'at, 18 November 2022 - 13:12 WIB
Baca: 100 Ribu Pegawai Negeri Inggris Lakukan Aksi Mogok Kerja
"Orang yang baru saja bepergian dan melaporkan penyakit secara rutin dinilai oleh dokter NHS untuk berbagai penyakit menular," kata Dr Meera Chand, direktur klinis dan infeksi baru dari Badan Keamanan Kesehatan (NHS) Inggris seperti dilansir dari Daily Star, Jumat (18/11/2022).
Karena wabah di Uganda, petugas medis di negara ini "waspada" untuk mendeteksi pasien yang menunjukkan gejala virus, yang memiliki tingkat kematian 50% itu.
Organisasi Kesehatan Dunia mencantumkan demam, kelelahan, nyeri otot, sakit kepala, sakit tenggorokan, muntah, diare, dan ruam sebagai gejala utama Ebola bersama dengan, dalam beberapa kasus, seperti gusi berdarah dan darah dalam tinja.
Baca: Cegah Penyebaran Ebola, Uganda Lockdown Dua Distrik
"Orang yang baru saja bepergian dan melaporkan penyakit secara rutin dinilai oleh dokter NHS untuk berbagai penyakit menular," kata Dr Meera Chand, direktur klinis dan infeksi baru dari Badan Keamanan Kesehatan (NHS) Inggris seperti dilansir dari Daily Star, Jumat (18/11/2022).
Karena wabah di Uganda, petugas medis di negara ini "waspada" untuk mendeteksi pasien yang menunjukkan gejala virus, yang memiliki tingkat kematian 50% itu.
Organisasi Kesehatan Dunia mencantumkan demam, kelelahan, nyeri otot, sakit kepala, sakit tenggorokan, muntah, diare, dan ruam sebagai gejala utama Ebola bersama dengan, dalam beberapa kasus, seperti gusi berdarah dan darah dalam tinja.
Baca: Cegah Penyebaran Ebola, Uganda Lockdown Dua Distrik