Keponakan Sebut Trump Narsistik Pembohong yang Dibentuk Ayah Pem-bully
Rabu, 08 Juli 2020 - 12:18 WIB
"Keangkuhan dan ketidaktahuan disengaja membentang kembali ke masa mudanya," lanjut tulisan Mary dalam memoarnya, yang sebagian kutipannya dilansir The New York Times hari Selasa.
Dia menuduh bahwa pemimpin AS tersebut membayar orang lain untuk mengikuti ujian pra-perguruan tinggi SAT, membantunya masuk ke sekolah bisnis Wharton yang bergengsi di Universitas Pennsylvania.
"Tuduhan SAT yang absurd itu sepenuhnya salah," kata wakil juru bicara Gedung Putih Sarah Matthews yang dilansir AFP, Rabu (8/7/2020).
Menurut Washington Post, buku setebal 240 halaman itu mengatakan, Trump adalah produk ayah Fred Trump yang sosiopat, yang menciptakan kehidupan rumah yang kasar dan traumatis.
"(Presiden) mengatakan ayahnya penuh kasih dan sama sekali tidak keras terhadapnya sebagai seorang anak," kata Matthews dalam menanggapi memoar tersebut.
Memoar itu disebut sebagai penggambaran Trump yang tidak menarik pertama kali oleh orang dalam keluarga Trump.
Dia menuduh bahwa pemimpin AS tersebut membayar orang lain untuk mengikuti ujian pra-perguruan tinggi SAT, membantunya masuk ke sekolah bisnis Wharton yang bergengsi di Universitas Pennsylvania.
"Tuduhan SAT yang absurd itu sepenuhnya salah," kata wakil juru bicara Gedung Putih Sarah Matthews yang dilansir AFP, Rabu (8/7/2020).
Menurut Washington Post, buku setebal 240 halaman itu mengatakan, Trump adalah produk ayah Fred Trump yang sosiopat, yang menciptakan kehidupan rumah yang kasar dan traumatis.
"(Presiden) mengatakan ayahnya penuh kasih dan sama sekali tidak keras terhadapnya sebagai seorang anak," kata Matthews dalam menanggapi memoar tersebut.
Memoar itu disebut sebagai penggambaran Trump yang tidak menarik pertama kali oleh orang dalam keluarga Trump.
Lihat Juga :