Pengadilan Iran Beri Sinyal Hukum Berat Para Demonstran

Rabu, 09 November 2022 - 07:29 WIB
Anggota parlemen garis keras Iran telah mendesak pengadilan untuk "menangani dengan tegas" para pelaku. “Sampai kapan kita bisa mentolerir ini?” kata Setayeshi.

“Dua wartawan Iran menghadapi tuduhan kolusi terhadap keamanan nasional dan propaganda melawan negara,” kata Setayeshi. Ia menambahkan bahwa keduanya berada di penjara, di bawah surat perintah penangkapan sementara dan bahwa kasus mereka akan segera diselesaikan.

Baca: Presiden Raisi: Amerika Berusaha Kacaukan Iran, Namun Gagal

Salah satu dari mereka yang menghadapi dakwaan adalah Niloofar Hamedi, yang bekerja untuk harian pro-reformasi Sharq dan merupakan orang pertama yang memberi sinyal kepada dunia bahwa semua tidak baik-baik saja dengan Amini dengan foto orang tuanya saling berpelukan di rumah sakit Teheran.

Demonstrasi anti-pemerintah meletus pada bulan September, setelah kematian seorang wanita Kurdi Mahsa Amini (22). Ia ditahan oleh Polisi Moral karena diduga melanggar aturan berpakaian ketat Republik Islam yang dikenakan pada wanita.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!