Filipina Cabut Larangan Pengiriman Tenaga Kerja ke Arab Saudi

Selasa, 08 November 2022 - 00:30 WIB
"Di bawah kontrak kerja baru yang memastikan perlindungan pekerja yang lebih besar, pekerja kami sekarang dapat menemukan pekerjaan yang menguntungkan di salah satu pasar tenaga kerja terbesar di dunia," kata Ople dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari AP.

Lebih dari 189.000 pekerja Filipina dikerahkan ke Arab Saudi pada 2019, sebelum pandemi virus corona melanda. Tujuan utama pekerja Filipina lainnya termasuk Amerika Serikat, Singapura, Jepang, Uni Emirat Arab, dan Inggris.

Pengaturan yang lebih transparan dan adil untuk menyelesaikan perselisihan antara pekerja dan majikan akan diadopsi di Arab Saudi dan pengaduan perdagangan manusia akan ditangani langsung oleh pejabat Saudi yang fokus pada masalah untuk tanggapan yang lebih baik, kata pejabat Filipina.

Baca: Pekerja Filipina di Saudi: Bawa Kami Pulang

Ople juga mengatakan, para pejabat Arab Saudi akan mengunjungi Filipina bulan ini untuk meninjau bersama gaji pekerja Filipina dan melanjutkan diskusi tentang keluhan atas gaji ribuan pekerja konstruksi Filipina yang belum dibayar sejak 2016.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!