Komandan AS: Perang Ukraina Hanya Pemanasan bagi Amerika untuk Hadapi China
Sabtu, 05 November 2022 - 07:18 WIB
"Saya akan memberi tahu Anda, situasi saat ini dengan jelas menjelaskan seperti apa pemaksaan nuklir itu dan bagaimana Anda, atau bagaimana Anda tidak menentangnya," paparnya.
“Ketika saya menilai tingkat pencegahan kami terhadap China, kapal perlahan-lahan tenggelam. Itu tenggelam perlahan, tetapi tenggelam, karena pada dasarnya mereka menempatkan kemampuan di lapangan lebih cepat daripada kita,” imbuh Richard.
“Ketika kurva itu terus berjalan, tidak masalah seberapa bagus [rencana operasi] kita atau seberapa bagus komandan kita, atau seberapa bagus kuda-kuda kita—kita tidak akan memiliki cukup banyak dari mereka. Dan itu masalah yang sangat dekat."
Richard juga mengatakan bahwa AS perlu melihat perkembangan militernya di masa lalu untuk melihat bagaimana ia dapat meningkatkan dominasinya di bidang militer internasional.
"Dulu kami tahu bagaimana bergerak cepat, dan kami telah kehilangan seni itu. Kami harus kembali ke urusan untuk tidak berbicara tentang bagaimana kami akan mengurangi asumsi kegagalan kami," katanya.
"[Kita perlu] membaliknya ke cara kita dulu mengajukan pertanyaan di negara ini, yang mana yang akan diambil? Apakah itu uang? Apakah itu orang? Apakah Anda memerlukan otoritas? Apa risikonya? Begitulah cara kami sampai ke Bulan pada tahun 1969. Kita perlu mengembalikan sebagian dari itu. Jika tidak, China hanya akan mengalahkan kita, dan Rusia tidak akan pergi ke mana pun dalam waktu dekat," imbuh dia.
“Ketika saya menilai tingkat pencegahan kami terhadap China, kapal perlahan-lahan tenggelam. Itu tenggelam perlahan, tetapi tenggelam, karena pada dasarnya mereka menempatkan kemampuan di lapangan lebih cepat daripada kita,” imbuh Richard.
“Ketika kurva itu terus berjalan, tidak masalah seberapa bagus [rencana operasi] kita atau seberapa bagus komandan kita, atau seberapa bagus kuda-kuda kita—kita tidak akan memiliki cukup banyak dari mereka. Dan itu masalah yang sangat dekat."
Richard juga mengatakan bahwa AS perlu melihat perkembangan militernya di masa lalu untuk melihat bagaimana ia dapat meningkatkan dominasinya di bidang militer internasional.
"Dulu kami tahu bagaimana bergerak cepat, dan kami telah kehilangan seni itu. Kami harus kembali ke urusan untuk tidak berbicara tentang bagaimana kami akan mengurangi asumsi kegagalan kami," katanya.
"[Kita perlu] membaliknya ke cara kita dulu mengajukan pertanyaan di negara ini, yang mana yang akan diambil? Apakah itu uang? Apakah itu orang? Apakah Anda memerlukan otoritas? Apa risikonya? Begitulah cara kami sampai ke Bulan pada tahun 1969. Kita perlu mengembalikan sebagian dari itu. Jika tidak, China hanya akan mengalahkan kita, dan Rusia tidak akan pergi ke mana pun dalam waktu dekat," imbuh dia.
Lihat Juga :