Apa Itu Bom Nuklir Gravitasi? Senjata AS untuk NATO yang Dicemaskan Rusia

Senin, 31 Oktober 2022 - 07:43 WIB
Menurut laporan majalah itu, kombinasi akurasi dan hasil rendah yang menjadi ciri bom gravitasi B61-12 adalah yang membuatnya menjadi bom nuklir yang paling dapat digunakan di gudang senjata Amerika.

Laporan itu menambahkan, "Akurasi adalah penentu paling penting dari kekuatan mematikan senjata nuklir."

Juru bicara Pentagon Brigadir Jenderal Patrick Ryder mengatakan kepada Politico bahwa pengerahan bom gravitasi B61-12 yang dipercepat sama sekali tidak terkait dengan peristiwa terkini di Ukraina dan tidak dipercepat dengan cara apa pun.

Namun tak bisa dipungkiri bahwa langkah itu dilakukan pada saat ketegangan yang memanas dengan Rusia. Pengerahan senjata itu membawa risikonya sendiri untuk meningkatkan situasi yang sudah memanas.

Saat ini, menurut Reuters, AS memiliki sekitar 200 senjata nuklir taktis yang dikerahkan, dengan setengahnya dikerahkan di pangkalan sekutu NATO di Belgia, Italia, Jerman, Belanda, dan Turki.

Rusia, di sisi lain, diperkirakan memiliki sekitar 2.000 senjata semacam itu.

Menurut Federasi Ilmuwan Amerika (FAS), Rusia dan AS saat ini memiliki sekitar 90 persen dari semua hulu ledak nuklir, dengan masing-masing memiliki sekitar 4.000 hulu ledak dalam persediaan militer mereka.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!