PBB Desak Parpol di Libya Setujui Upaya Percepatan Pemilu

Minggu, 30 Oktober 2022 - 14:46 WIB
Ilustrasi
NEW YORK - Dewan Keamanan PBB memberikan suara bulat untuk memperpanjang misi politik PBB di Libya selama satu tahun. PBB juga mendesak lembaga-lembaga dan partai-partai kunci yang terpecah di Libya untuk menyepakati peta jalan untuk menyelenggarakan pemilihan presiden dan parlemen sesegera mungkin.

Seperti dilaporkan AP, resolusi yang diadopsi oleh badan paling kuat PBB itu mendesak “dialog, kompromi, dan keterlibatan konstruktif” yang bertujuan untuk membentuk “pemerintah Libya yang bersatu, yang mampu memerintah di seluruh negeri dan mewakili seluruh rakyat Libya.”



Baca: 2 Milisi Bentrok Sengit di Ibu Kota Libya, 23 Tewas dan 140 Terluka

Libya jatuh ke dalam kekacauan setelah pemberontakan yang didukung NATO menggulingkan dan membunuh diktator lama Muammar Qaddafi pada tahun 2011. Negara kaya minyak itu telah terpecah antara pemerintahan saingan di timur dan barat, masing-masing didukung oleh milisi dan pemerintah asing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!