Ukraina Klaim Sudah Tembak Jatuh Lebih dari 300 Drone Iran yang Digunakan Rusia

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 04:33 WIB
Pejabat Kiev berjuang untuk memperbaiki “kerusakan signifikan” pada infrastruktur energi sangat penting pada hari Kamis. Demikian disampaikan perusahaan energi DTEK dalam sebuah posting media sosial.

Perusahaan itu memperingatkan bahwa ada kemungkinan besar dari pemadaman listrik yang lebih parah dan jangka panjang dalam beberapa hari mendatang.

Serangan besar-besaran Rusia awal bulan ini telah memperkuat permintaan pejabat Ukraina untuk sistem senjata canggih tambahan.

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan kepada wartawan pada hari Kamis bahwa dua National Advanced Surface-to-Air Missile Systems (NASAMS) AS akan diberikan kepada Ukraina awal bulan depan.

Departemen Pertahanan AS telah setuju untuk menyediakan enam lagi, tetapi pengadaan itu akan memakan waktu lebih lama dan bisa memakan waktu bertahun-tahun.

Austin menolak kemungkinan memberikan Ukraina senjata jarak jauh, dengan mengatakan bahwa senjata yang sudah disediakan memungkinkan mereka untuk mencapai semua target yang diperlukan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!