Tawarkan Rp51,3 Miliar untuk Habisi Salman Rushdie, Yayasan Iran Disanksi AS

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 02:34 WIB
Agen yang bekerja untuk Rushdie, Andrew Wylie, menolak untuk mengatakan apakah novelis “The Satanic Verses” itu masih berada di rumah sakit atau tidak setelah serangan lebih dari dua bulan lalu.

Rushdie ditikam di mata, leher, dan dada oleh Hadi Matar (24), pria New Jersey keturunan Lebanon ketika hendak memberikan kuliah di Chautauqua Institution, New York, pada 12 Agustus. Matar telah ditangkap polisi setelah serangan tersebut.

Dalam persidangan, Matar mengaku tidak bersalah atas tuduhan percobaan pembunuhan tingkat dua dan tuduhan penyerangan. Dia ditahan tanpa jaminan di penjara barat New York.

“Tindakan kekerasan ini, yang dipuji oleh rezim Iran, sangat mengerikan. Kami semua berharap untuk pemulihan cepat Salman Rushdie setelah serangan terhadap hidupnya," kata Wakil Menteri Keuangan untuk Terorisme dan Intelijen Keuangan Brian Nelson dalam pernyataan, seperti dikutip Reuters, Sabtu (29/10/2022).

Sanksi yang dijatuhkan AS termasuk membekukan aset apa pun di Amerika yang dimiliki 15 Khordad Foundation. Selain itu, orang Amerika juga dilarang berbisnis dengan yayasan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!