Mantan Pilot Militer AS yang Kerja di China Ditangkap di Australia
Rabu, 26 Oktober 2022 - 00:40 WIB
Penampilan Duggan di pengadilan berikutnya akan diadakan di Sydney pada bulan November untuk mempertimbangkan aplikasi jaminan apa pun. Rincian surat perintah penangkapan AS dan tuduhan yang dia hadapi tetap disegel.
"Seseorang ditangkap pada 21 Oktober 2022 berdasarkan permintaan dari Amerika Serikat untuk penangkapan sementara," kata juru bicara Departemen Kejaksaan Agung Federal dalam sebuah pernyataan tertulis kepada Reuters, Selasa (25/10/2022).
“Karena masalah ini ada di pengadilan, tidak pantas untuk berkomentar lebih lanjut.”
Penangkapan itu terjadi pada minggu yang sama saat Inggris memperingatkan lusinan mantan pilot militer agar berhenti bekerja di China atau menghadapi tuntutan dengan alasan keamanan nasional di bawah undang-undang baru.
Australia juga sedang menyelidiki laporan bahwa beberapa mantan pilot pesawat tempurnya telah didekati untuk bekerja di China.
Sumber penerbangan mengatakan kepada Reuters bahwa FBI mencari Duggan karena pekerjaannya di China. Pengacaranya, Dennis Miralis, mengatakan dia tidak bisa berkomentar.
Duggan pindah ke Australia setelah satu dekade di militer AS dan memulai bisnis yang disebut "Top Gun Tasmania", mempekerjakan mantan pilot militer AS dan Inggris untuk menawarkan wisatawan joyrides di jet tempur. Demikian konfirmasi dari catatan perusahaan dan sumber penerbangan.
"Seseorang ditangkap pada 21 Oktober 2022 berdasarkan permintaan dari Amerika Serikat untuk penangkapan sementara," kata juru bicara Departemen Kejaksaan Agung Federal dalam sebuah pernyataan tertulis kepada Reuters, Selasa (25/10/2022).
“Karena masalah ini ada di pengadilan, tidak pantas untuk berkomentar lebih lanjut.”
Penangkapan itu terjadi pada minggu yang sama saat Inggris memperingatkan lusinan mantan pilot militer agar berhenti bekerja di China atau menghadapi tuntutan dengan alasan keamanan nasional di bawah undang-undang baru.
Australia juga sedang menyelidiki laporan bahwa beberapa mantan pilot pesawat tempurnya telah didekati untuk bekerja di China.
Sumber penerbangan mengatakan kepada Reuters bahwa FBI mencari Duggan karena pekerjaannya di China. Pengacaranya, Dennis Miralis, mengatakan dia tidak bisa berkomentar.
Duggan pindah ke Australia setelah satu dekade di militer AS dan memulai bisnis yang disebut "Top Gun Tasmania", mempekerjakan mantan pilot militer AS dan Inggris untuk menawarkan wisatawan joyrides di jet tempur. Demikian konfirmasi dari catatan perusahaan dan sumber penerbangan.
Lihat Juga :