Erdogan Uraikan Ambisi Gas Turki di Masa Depan

Senin, 24 Oktober 2022 - 16:27 WIB
Pemimpin Rusia menyarankan mengalihkan gas dari pipa Nord Stream di bawah Laut Baltik yang rusak akibat ledakan bulan lalu dalam tindakan sabotase, melalui Turki.

Sementara itu, banyak negara Barat, termasuk Amerika Serikat (AS), tidak senang dengan usulan tersebut.

Pada Rabu, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Vedant Patel menegaskan kembali bahwa Washington terus “mendesak sekutu kami untuk mengambil langkah-langkah untuk mendiversifikasi sumber energi mereka, untuk mengurangi ketergantungan energi pada Rusia.”

Pernyataan ini digaungkan Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang mengklaim proposal untuk mengubah Turki menjadi pusat gas “tidak masuk akal,” mengingat Eropa bertujuan melepaskan diri dari energi Rusia.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!