Ulama Sunni Iran Sebut Khamenei Bertanggung Jawab atas Pembunuhan 66 Demonstran, IRGC Marah

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 19:58 WIB
Setelah protes meletus lagi di Zahedan pada hari Jumat, Wakil Menteri Dalam Negeri Untuk Keamanan, Majid Mir Ahmadi, mengatakan ketenangan telah kembali. Demikian dilaporkan kantor berita IRNA pada hari Sabtu (22/10/2022).

"150 preman menyerang properti umum dan bahkan toko-toko milik Sunni," katanya.

Pada hari Jumat, polisi menangkap sedikitnya 57 orang, yang digambarkan sebagai "perusuh", setelah pengunjuk rasa melemparkan batu dan menyerang bank-bank di kota itu. Demikian disampaikan kepala polisi provinsi setempat, Ahmad Taheri.

Televisi pemerintah melaporkan hingga 300 pengunjuk rasa berbaris di kota itu setelah salat Jumat. Televisi itu menunjukkan bank dan toko dengan jendela pecah.

Abdolhamid menggambarkan pembunuhan 30 September sebagai pembantaian. Dia mengatakan peluru telah ditembakkan ke kepala dan dada para korban. "Skor terbunuh di sini. Saya tidak punya angka pasti. Ada yang melaporkan 90, ada yang bilang kurang, ada yang bilang lebih," katanya dalam khotbah yang di-posting di situsnya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!