Menolak Nyanyikan Lagu Dukungan pada Rezim, Siswi Iran Tewas Dipukuli Aparat

Rabu, 19 Oktober 2022 - 11:30 WIB
Pejabat negara Iran membantah bertanggung jawab, dan seorang pria yang mengaku sebagai pamannya kemudian muncul di TV pemerintah menyusul kemarahan yang meluas atas kematiannya untuk mengklaim bahwa dia telah meninggal karena kondisi jantung bawaan.

Belakangan, kaum wanita dan remaja putri di Iran menjadi sangat berani menentang rezim Teheran. Rekaman yang beredar banyak memperlihatkan kamu wanita Iran melepas jilbab mereka dan meneriakkan slogan-slogan menentang Pemimpin Spiritual Tertinggi negara itu, Ali Khamenei.

Tindakan keras terhadap pengunjuk rasa brutal, termasuk penggerebekan di sekolah-sekolah yang menampilkan penangkapan, pemukulan, dan gas air mata, yang oleh serikat guru negara itu disebut "brutal dan tidak manusiawi."

Baca: Makin Beringas, Demonstran Iran 'Penggal' Kepala Patung Ayatollah Khomeini

Kelompok Hak Asasi Manusia Iran mengatakan, 215 orang telah tewas dalam demonstrasi dan tindakan keras. Dari jumlah itu, 27 di antaranya adalah anak-anak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!