Vladimir Putin Tak Menyesal Rusia Perang dengan Ukraina, Klaim Tindakannya Benar
Sabtu, 15 Oktober 2022 - 11:19 WIB
Baca juga: Pasukan Elite Iran Diam-diam Masuk Ukraina, Bantu Serangan Rusia
"Dua setengah juta orang tinggal di Crimea..." katanya.
"Mereka [Ukraina] pergi dan memotong air di sana. Pasukan [Rusia] harus masuk dan menyalakan air ke Crimea," katanya lagi.
Dia membantah ingin menghancurkan Ukraina sebagai sebuah negara dan mengatakan tidak perlu untuk saat ini melanjutkan serangan rudal massal seperti yang dilakukan pada hari Senin lalu.
Putin sebelumnya mengatakan bahwa serangan itu merupakan pembalasan atas serangan di Jembatan Crimea, jembatan terpanjang di Eropa yang dibangun Rusia untuk menghubungkan daratan Rusia dengan Semenanjung Crimea.
"Dua setengah juta orang tinggal di Crimea..." katanya.
"Mereka [Ukraina] pergi dan memotong air di sana. Pasukan [Rusia] harus masuk dan menyalakan air ke Crimea," katanya lagi.
Dia membantah ingin menghancurkan Ukraina sebagai sebuah negara dan mengatakan tidak perlu untuk saat ini melanjutkan serangan rudal massal seperti yang dilakukan pada hari Senin lalu.
Putin sebelumnya mengatakan bahwa serangan itu merupakan pembalasan atas serangan di Jembatan Crimea, jembatan terpanjang di Eropa yang dibangun Rusia untuk menghubungkan daratan Rusia dengan Semenanjung Crimea.
Lihat Juga :