Hubungan dengan Ukraina Memanas, Belarusia Siaga Tinggi
Jum'at, 14 Oktober 2022 - 19:16 WIB
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengungkapkan pada hari Senin bahwa ia telah memerintahkan Komite Keamanan Negara Belarusia (KGB) untuk melakukan langkah-langkah yang diperlukan yang bersifat kontra-teroris, tetapi tidak mengumumkan perubahan apa pun pada tingkat ancaman nasional.
“Ada informasi bahwa beberapa negara tetangga sedang merencanakan provokasi, sejauh melibatkan penyitaan daerah-daerah tertentu di wilayah Belarusia,” jelas Makei.
Ia menambahkan bahwa sinyal seperti itu tidak akan dibiarkan tanpa tanggapan yang memadai dan dengan demikian pasukan negara itu sekarang siap untuk merespons setiap ancaman yang mungkin muncul dari negara tetangga.
Baca: Presiden Belarusia Merasa Terancam Serangan Nuklir dari Polandia
Lukashenko menyatakan minggu ini bahwa Belarusia akan membentuk pasukan keamanan bersama dengan Rusia sebagai tanggapan atas "kejengkelan" dari Ukraina dan Barat. Dengan pejabat di Minsk menuduh Ukraina meledakkan jembatan dan mengumpulkan puluhan ribu tentara di sepanjang perbatasan Ukraina-Belarus, Lukashenko mengklaim bahwa Kiev tidak hanya berdiskusi, tetapi juga merencanakan serangan di wilayah Belarusia atas perintah pendukung Barat.
“Ada informasi bahwa beberapa negara tetangga sedang merencanakan provokasi, sejauh melibatkan penyitaan daerah-daerah tertentu di wilayah Belarusia,” jelas Makei.
Ia menambahkan bahwa sinyal seperti itu tidak akan dibiarkan tanpa tanggapan yang memadai dan dengan demikian pasukan negara itu sekarang siap untuk merespons setiap ancaman yang mungkin muncul dari negara tetangga.
Baca: Presiden Belarusia Merasa Terancam Serangan Nuklir dari Polandia
Lukashenko menyatakan minggu ini bahwa Belarusia akan membentuk pasukan keamanan bersama dengan Rusia sebagai tanggapan atas "kejengkelan" dari Ukraina dan Barat. Dengan pejabat di Minsk menuduh Ukraina meledakkan jembatan dan mengumpulkan puluhan ribu tentara di sepanjang perbatasan Ukraina-Belarus, Lukashenko mengklaim bahwa Kiev tidak hanya berdiskusi, tetapi juga merencanakan serangan di wilayah Belarusia atas perintah pendukung Barat.
Lihat Juga :