Presiden Lebanon Menyetujui Kesepakatan Maritim dengan Israel

Selasa, 11 Oktober 2022 - 19:43 WIB
"TotalEnergies akan mulai mengeksplorasi gas di lepas pantai Lebanon setelah kesepakatan maritim ditandatangani," kata Menteri Energi Lebanon Walid Fayyad.

"Lebanon akan menjadi negara petro," tambah Fayyad.

Baik Israel dan Lebanon puas dengan ketentuan perjanjian, dengan pejabat Israel mengatakan perjanjian itu melindungi kepentingan keamanan Israel dan siap untuk "perjanjian bersejarah."

Bulan-bulan sebelumnya terlihat kesibukan diplomasi bolak-balik antara kedua negara, yang difasilitasi oleh Utusan Energi Amerika Serikat (AS) Amos Hochstein.

Baca: Mediator AS: Ada Kemajuan Dalam Pembicaraan Maritim Lebanon-Israel

Negosiasi disertai dengan tekanan militer dari milisi Hizbullah yang didukung Iran, yang mengancam tindakan jika Israel mulai mengebor di zona yang disengketakan. Sementara itu, Israel mengatakan bisa "membongkar Lebanon" jika Hizbullah bertindak melawannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!