Mediator AS: Ada Kemajuan Dalam Pembicaraan Maritim Lebanon-Israel
Sabtu, 10 September 2022 - 23:20 WIB
loading...
Ilustrasi
A
A
A
BEIRUT - Mediator Amerika Serikat (AS), Amos Hochstein, yang menangani negosiasi perbatasan maritim antara Lebanon dan Israel menyatakan optimisme bahwa pembicaraan yang berhenti pada bulan April, akan segera dilanjutkan. Ia berharap kedua negara mencapai kesepakatan.
Hochstein bertemu dengan Presiden Lebanon Michel Aoun, Ketua Parlemen Nabih Berri dan sementara Perdana Menteri Najib Mikati selama tiga jam tinggal di negara itu. Sebelumnya, mediator AS itu melintasi perbatasan Israel-Lebanon melalui darat, memasuki Lebanon dari Naqoura.
Baca: Lebanon Marah Wilayah Udaranya Diacak-acak Israel untuk Serang Suriah
Israel dan Lebanon berselisih tentang sekitar 860 kilometer persegi Mediterania yang diyakini mengandung cadangan gas lepas pantai yang menguntungkan. Kedua negara telah mengklaim wilayah tersebut dan berencana untuk memulai eksplorasi.
Setelah pembicaraan dengan Aoun, Hochstein mengatakan bahwa dia optimis untuk mencapai kesepakatan. “Itu adalah pertemuan yang sangat baik dan saya percaya bahwa kami telah membuat kemajuan yang baik di bidang ini,” kata Hochstein, seperti dikutip dari Arab News, Jumat (9/9/2022).
Hochstein menambahkan bahwa dia berterima kasih kepada Aoun atas "diskusi yang mereka lakukan selama pertemuan". Sementara Kantor media Aoun mengatakan, Hochstein mempresentasikan hasil pembicaraannya dengan pihak Israel dan membuat beberapa poin mengenai negosiasi tersebut.
Kunjungan negosiator AS bertepatan dengan pengumuman tentara Israel bahwa pesawat tak berawak RTV jatuh pada Kamis malam di laut dekat perbatasan maritim utara dengan Lebanon.
Hochstein bertemu dengan Presiden Lebanon Michel Aoun, Ketua Parlemen Nabih Berri dan sementara Perdana Menteri Najib Mikati selama tiga jam tinggal di negara itu. Sebelumnya, mediator AS itu melintasi perbatasan Israel-Lebanon melalui darat, memasuki Lebanon dari Naqoura.
Baca: Lebanon Marah Wilayah Udaranya Diacak-acak Israel untuk Serang Suriah
Israel dan Lebanon berselisih tentang sekitar 860 kilometer persegi Mediterania yang diyakini mengandung cadangan gas lepas pantai yang menguntungkan. Kedua negara telah mengklaim wilayah tersebut dan berencana untuk memulai eksplorasi.
Setelah pembicaraan dengan Aoun, Hochstein mengatakan bahwa dia optimis untuk mencapai kesepakatan. “Itu adalah pertemuan yang sangat baik dan saya percaya bahwa kami telah membuat kemajuan yang baik di bidang ini,” kata Hochstein, seperti dikutip dari Arab News, Jumat (9/9/2022).
Hochstein menambahkan bahwa dia berterima kasih kepada Aoun atas "diskusi yang mereka lakukan selama pertemuan". Sementara Kantor media Aoun mengatakan, Hochstein mempresentasikan hasil pembicaraannya dengan pihak Israel dan membuat beberapa poin mengenai negosiasi tersebut.
Kunjungan negosiator AS bertepatan dengan pengumuman tentara Israel bahwa pesawat tak berawak RTV jatuh pada Kamis malam di laut dekat perbatasan maritim utara dengan Lebanon.
Lihat Juga :