Legenda Rock Inggris dan Pendiri Pink Floyd Masuk Daftar Pembunuhan Ukraina

Rabu, 05 Oktober 2022 - 06:35 WIB
Seperti yang dicatat sang musisi, entri Dugina dalam daftar itu ditandai "dilikuidasi" setelah dia terbunuh dalam serangan bom mobil.

Orang lain yang mempertanyakan atau mengkritik rezim Kiev, seperti jurnalis foto Andrea Rocchelli dari Italia dan Andrei Stenin dari Rusia, juga terbunuh setelah muncul dalam daftar Mirotvorets.

Situs tersebut mencantumkan informasi pribadi pada target daftar hitamnya, yang juga mencakup politisi dan aktivis LSM.

Mirotvorets, atau “Pembuat Perdamaian,” adalah database independen dari individu-individu yang dianggap moderator anonim sebagai ancaman terhadap keamanan nasional Ukraina.

Situs itu menyangkal menjadi daftar pembunuhan; sebaliknya, mereka mengklaim sebagai sumber informasi bagi lembaga penegak hukum dan "layanan khusus" tentang teroris pro-Rusia, separatis dan penjahat perang, antara lain.

Website itu diduga memiliki hubungan dengan Kementerian Dalam Negeri Ukraina.

Waters memicu reaksi awal tahun ini, ketika dia menyebut Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden adalah "penjahat perang" karena memicu krisis Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!