Latvia Menyebut Rusia sebagai Negara Pendukung Teroris, Kok Bisa?
Selasa, 04 Oktober 2022 - 22:00 WIB
Adapun penyematan status tersebut dilakukan atas tindakan Moskow di Ukraina. Selain itu, Latvia juga berharap negara-negara Barat untuk memberikan sanksi yang lebih berat lagi agar konflik segera mereda.
Lebih lanjut, hal tersebut juga disebabkan kekecewaan negara Baltik ini terhadap tindakan Rusia yang disebutnya sebagai genosida, karena menargetkan warga sipil Ukraina.
Melihat ke belakang, sejatinya hubungan antara Rusia dan Latvia awalnya baik-baik saja. Dikutip dari laman Kedutaan Besar Latvia di Federasi Rusia, hubungan keduanya bermula pada 11 Agustus 1920.
Baca juga: Mantan Penasihat Pentagon Tuding 2 Kemungkinan Pelaku Peledakan Nord Stream
Kala itu Republik Latvia dan Republik Sosialis Federal Soviet Rusia telah meresmikan perjanjian damai.
Lebih lanjut, hal tersebut juga disebabkan kekecewaan negara Baltik ini terhadap tindakan Rusia yang disebutnya sebagai genosida, karena menargetkan warga sipil Ukraina.
Melihat ke belakang, sejatinya hubungan antara Rusia dan Latvia awalnya baik-baik saja. Dikutip dari laman Kedutaan Besar Latvia di Federasi Rusia, hubungan keduanya bermula pada 11 Agustus 1920.
Baca juga: Mantan Penasihat Pentagon Tuding 2 Kemungkinan Pelaku Peledakan Nord Stream
Kala itu Republik Latvia dan Republik Sosialis Federal Soviet Rusia telah meresmikan perjanjian damai.
Lihat Juga :