AS Buka Pintu bagi Warga Rusia yang Melarikan Diri dari Perang
Rabu, 28 September 2022 - 16:30 WIB
Ia membutuhkan empat hari berkendara dari Moskow ke perbatasan selatan Rusia dengan Georgia. Dia harus meninggalkan mobilnya pada satu titik dan melanjutkan dengan berjalan kaki. Pada hari Selasa, dia akhirnya menyelesaikan perjalanannya sejauh 1.800 dan melintasi perbatasan untuk melarikan diri dari panggilan untuk berperang dalam perang Rusia di Ukraina.
“Pada usia 26 tahun, saya tidak ingin dibawa pulang dengan berlapis seng (peti mati) atau menodai tangan (saya) dengan darah seseorang karena perang satu orang yang ingin membangun sebuah kerajaan,” katanya kepada The Associated Press.
Baca: Putin Juga Perintahkan Para Petani Masuk Dinas Militer
Vsevolod meminta agar nama belakangnya tidak digunakan karena dia takut akan pembalasan dari Rusia. Dia adalah salah satu dari lebih dari 194.000 warga negara Rusia yang telah melarikan diri ke negara tetangga Georgia, Kazakhstan dan Finlandia.
Menurut layanan online Yandex Maps, kemacetan lalu lintas menuju Verkhny Lars, perbatasan yang melintasi Georgia dari wilayah Ossetia Utara Rusia, membentang sekitar 15 kilometer pada hari Selasa. Media sosial menunjukkan ratusan pejalan kaki berbaris di pos pemeriksaan setelah penjaga perbatasan Rusia melonggarkan peraturan dan mengizinkan orang untuk menyeberang dengan berjalan kaki.
“Pada usia 26 tahun, saya tidak ingin dibawa pulang dengan berlapis seng (peti mati) atau menodai tangan (saya) dengan darah seseorang karena perang satu orang yang ingin membangun sebuah kerajaan,” katanya kepada The Associated Press.
Baca: Putin Juga Perintahkan Para Petani Masuk Dinas Militer
Vsevolod meminta agar nama belakangnya tidak digunakan karena dia takut akan pembalasan dari Rusia. Dia adalah salah satu dari lebih dari 194.000 warga negara Rusia yang telah melarikan diri ke negara tetangga Georgia, Kazakhstan dan Finlandia.
Menurut layanan online Yandex Maps, kemacetan lalu lintas menuju Verkhny Lars, perbatasan yang melintasi Georgia dari wilayah Ossetia Utara Rusia, membentang sekitar 15 kilometer pada hari Selasa. Media sosial menunjukkan ratusan pejalan kaki berbaris di pos pemeriksaan setelah penjaga perbatasan Rusia melonggarkan peraturan dan mengizinkan orang untuk menyeberang dengan berjalan kaki.
Lihat Juga :