Wanita China Ini di Balik Rumor Presiden Xi Jinping Dikudeta
Senin, 26 September 2022 - 10:43 WIB
Ada rincian yang menunjukkan sesuatu yang jahat sedang terjadi. Grafik palsu dibuat untuk menunjukkan bahwa penerbangan telah dibatalkan di China; sebuah video ledakan besar menunjukkan ada pertempuran sengit di Beijing dan video pendek lainnya menunjukkan pergerakan pasukan, yang diklaim menuju Zhongnanhai, markas besar Komite Sentral Partai Komunis China.
Analis intelijen sumber terbuka yang dikutip Tribune India dengan cepat mematahkan klaim ini. Visual dari ledakan tersebut berhasil dilacak, yakni visual dari kejadian di Tianjin pada tahun 2015.
Situs web pelacakan penerbangan menunjukkan bahwa semua normal di langit di atas China dan grafik penerbangan yang disebar sebelumnya adalah palsu.
Video pergerakan pasukan China yang disebar sebagai bagian dari rumor itu juga ditemukan tidak berhubungan.
Analis intelijen sumber terbuka menemukan bahwa sejumlah akun dengan pengikut yang sangat rendah dan tidak ada yang terhubung dengan media asli—dan anehnya beberapa dari Afrika—bertindak sebagai penyebar utama rumor.
Mengingat ketegangan dengan China, beberapa akun Twitter sayap kanan dari India juga me-retweet banyak klaim kudeta.
Pada akhirnya, apa yang banyak dibicarakan itu sepenuhnya tidak terbukti.
Analis intelijen sumber terbuka yang dikutip Tribune India dengan cepat mematahkan klaim ini. Visual dari ledakan tersebut berhasil dilacak, yakni visual dari kejadian di Tianjin pada tahun 2015.
Situs web pelacakan penerbangan menunjukkan bahwa semua normal di langit di atas China dan grafik penerbangan yang disebar sebelumnya adalah palsu.
Video pergerakan pasukan China yang disebar sebagai bagian dari rumor itu juga ditemukan tidak berhubungan.
Analis intelijen sumber terbuka menemukan bahwa sejumlah akun dengan pengikut yang sangat rendah dan tidak ada yang terhubung dengan media asli—dan anehnya beberapa dari Afrika—bertindak sebagai penyebar utama rumor.
Mengingat ketegangan dengan China, beberapa akun Twitter sayap kanan dari India juga me-retweet banyak klaim kudeta.
Pada akhirnya, apa yang banyak dibicarakan itu sepenuhnya tidak terbukti.
Lihat Juga :