Sekolah Palestina Mogok Tolak Israelisasi Lewat Kurikulum

Rabu, 21 September 2022 - 05:19 WIB
Di bagian lain, anak-anak diajari tentang kesucian hari Sabat dalam keyakinan Yahudi, sementara halaman penuh lainnya menunjukkan bendera negara-negara di sekitar 'tanah air', yaitu Suriah, Yordania, Mesir dan Lebanon, dengan bendera Israel di tengahnya.

"Ini menghapus identitas dan sejarah Palestina kami," tegas Falasteen Zughayer.

"Kami akan terus memprotes sampai kementerian Israel mengizinkan kami untuk mengajarkan sejarah dan budaya kami sendiri kepada anak-anak kami," katanya.

Baca: Petani Gaza Temukan Mosaik Era Bizantium



Pada akhir Juli, kementerian pendidikan Israel mencabut izin enam sekolah Palestina di Yerusalem atas tuduhan "hasutan" terhadap Israel dalam buku pelajaran Palestina.

Yerusalem Timur, tempat semua sekolah Palestina berada, diduduki oleh Israel pada tahun 1967 dan dianeksasi pada tahun 1981 dalam sebuah langkah yang sejak saat itu dianggap oleh sebagian besar negara ilegal menurut hukum internasional.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!