Akui Guaido Presiden Venezuela, Bank Inggris Tolak Maduro Tarik Emas Rp14,3 T

Jum'at, 03 Juli 2020 - 00:59 WIB
Bank sentral Venezuela menginginkan emas berton-ton yang disimpan di BOE ditarik sehingga dapat dijual untuk membeli obat-obatan dan peralatan medis untuk perang melawan pandemi virus corona baru (Covid-19).

Bank sentral Venezuela menyatakan dana tersebut akan ditransfer ke Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) untuk memastikan dana itu tidak digunakan untuk hal lain. Namun, kubu oposisi keberatan dengan hal itu dan mengklaim Maduro ingin menggunakan dana tersebut untuk membayar sekutu-sekutu luar negerinya.

Guaido, yang telah memprolamirkan diri diri sebagai presiden sementara negara itu sejak 2019, dengan dukungan dari negara-negara Barat, mengklaim emas berton-ton di BOE adalah di bawah kendalinya. Pemerintah Inggris adalah di antara lebih dari 50 negara yang telah mengakui Guaido sebagai pemimpin Venezuela. (Baca: Maduro Ambil 8 Ton Emas dari Bank Sentral Venezuela )

Seorang pengacara untuk bank sentral Venezuela mengatakan bahwa mereka akan mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tinggi Inggris. Bank sentral Venezuela berpendapat putusan itu sepenuhnya mengabaikan kenyataan situasi di lapangan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!