Pasukan PBB Boleh Gelar Operasi Independen, Hizbullah: Itu Pelanggaran Kedaulatan

Minggu, 18 September 2022 - 17:20 WIB
Pasukan PBB Boleh Gelar Operasi Independen, Hizbullah: Itu Pelanggaran Kedaulatan. FOTO/Reuters
BEIRUT - Pemimpin Hizbullah Lebanon, Hassan Nasrallah pada Sabtu (17/9/2022), mengutuk amandemen baru-baru ini yang terdapat dalam mandat pasukan Penjaga Perdamaian PBB yang dikerahkan di sepanjang perbatasan Lebanon dengan Israel.

Dewan Keamanan PBB pada 31 Agustus memperpanjang mandat pasukan Penjaga Perdamaian UNIFIL untuk jangka waktu satu tahun. Namun, dalam mandat itu ada sedikit modifikasi dalam kata-katanya. Pasukan UNIFL kini "diizinkan untuk melakukan operasinya secara independen."



Baca: Mediator AS: Ada Kemajuan Dalam Pembicaraan Maritim Lebanon-Israel

Selama ini, pasukan UNIFIL yang pertama kali dikerahkan lebih dari empat dekade lalu, secara rutin mengoordinasikan patroli dan pergerakannya di wilayah operasinya di selatan dengan tentara Lebanon.

“Ini adalah jebakan yang dibuat Israel untuk Lebanon selama bertahun-tahun,” kata Nasrallah, seperti dikutip dari AFP. Ia menyebut resolusi itu sebagai “pelanggaran kedaulatan Lebanon.”

Nasrallah mengecam pemerintah Lebanon karena membiarkan resolusi itu lolos dan memperingatkan bahwa hal itu dapat menimbulkan "bahaya besar di daerah selatan sungai Litani".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!