Pasangan Argentina Didakwa Atas Upaya Pembunuhan Wakil Presiden
Jum'at, 16 September 2022 - 15:51 WIB
Pihak berwenang sebelumnya telah mengatakan bahwa ada bukti "perencanaan dan kesepakatan sebelumnya" antara Montiel dan Uliarte, meskipun motif mereka belum ditetapkan dengan jelas.
Investigasi didasarkan terutama pada analisis akun media sosial, komputer, dan telepon tersangka. Mereka memberi perhatian khusus pada fakta bahwa pendukung Kirchner berkumpul di dekat rumahnya setiap malam.
"(Ini) dipelajari secara rinci oleh kedua (terdakwa) untuk memilih waktu yang tepat untuk menyerang," kata Capuchetti seperti dikutip dari France24, Jumat (16/9/2022).
Meski pasangan ini belum terbukti radikal secara politik, Montiel memang memiliki tato simbol neo-Nazi. Sedankan Uliarte menunjukkan permusuhan yang jelas terhadap Kirchner di dunia maya.
"Saya mengirim (seseorang) untuk membunuh Cristina," katanya dalamsebuah pesan.
Baca: Pistol Macet Gagalkan Upaya Pembunuhan Wakil Presiden Argentina
Kirchner, mantan presiden Argentina berusia 69 tahun, menikmati basis dukungan yang setia di antara para pengikut gerakan Peronis kiri-tengah.
Investigasi didasarkan terutama pada analisis akun media sosial, komputer, dan telepon tersangka. Mereka memberi perhatian khusus pada fakta bahwa pendukung Kirchner berkumpul di dekat rumahnya setiap malam.
"(Ini) dipelajari secara rinci oleh kedua (terdakwa) untuk memilih waktu yang tepat untuk menyerang," kata Capuchetti seperti dikutip dari France24, Jumat (16/9/2022).
Meski pasangan ini belum terbukti radikal secara politik, Montiel memang memiliki tato simbol neo-Nazi. Sedankan Uliarte menunjukkan permusuhan yang jelas terhadap Kirchner di dunia maya.
"Saya mengirim (seseorang) untuk membunuh Cristina," katanya dalamsebuah pesan.
Baca: Pistol Macet Gagalkan Upaya Pembunuhan Wakil Presiden Argentina
Kirchner, mantan presiden Argentina berusia 69 tahun, menikmati basis dukungan yang setia di antara para pengikut gerakan Peronis kiri-tengah.
Lihat Juga :