Menhan Israel: Kesepakatan Nuklir Iran Berada di Ruang UGD

Jum'at, 16 September 2022 - 05:00 WIB
Ilustrasi
YERUSALEM - Kesepakatan nuklir Iran 2015 dengan kekuatan dunia sedang berada "di ruang Unit Gawat Darurat (UGD)" dan tidak mungkin segera diperbarui. Hal itu diungkapkan Menteri Pertahanan Israel , Benny Gantz, Kamis (15/9/2022), setelah para pemimpin Eropa menyuarakan keraguan tentang kesediaan Teheran untuk menghidupkan kembali pakta tersebut.

Israel, musuh bebuyutan Iran, mendukung penarikan Amerika Serikat (AS) dari perjanjian itu pada 2018, di bawah Presiden Donald Trump saat itu, yang menganggapnya terlalu terbatas. Israel juga telah menganjurkan agar tidak masuk kembali ke dalam pakta yang dicari oleh pemerintahan Presiden Joe Biden.



Baca: Iran Berusaha Keras Gabung Blok Pimpinan Rusia dan China

"Kesepakatan nuklir Iran sepertinya ada di ruang UGD," kata Gantz pada konferensi kontra-terorisme di Universitas Reichman, seperti dikutip dari Reuters.

“Ada periode mungkin setelah pemilihan, kita akan melihat bagaimana kelanjutannya,” katanya dalam referensi yang jelas untuk pemilihan paruh waktu AS November.

Israel bukan pihak yang terlibat dalam pembicaraan yang berbasis di Wina untuk mengembalikan kesepakatan 2015. Namun, ancamannya untuk mengambil tindakan militer terhadap Iran jika diplomasi dianggap buntu membuat ibu kota Barat tetap waspada.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!