Polisi Albania Kepung dan Buka Paksa Kedutaan Besar Iran

Jum'at, 09 September 2022 - 00:09 WIB
Area kompleks, yang terletak di pusat kota Ibu Kota hanya beberapa ratus meter dari kantor-kantor utama pemerintah, ditutup oleh polisi, dan orang yang lewat tidak diizinkan untuk mendekat.

Pergerakan di dalam kedutaan Iran di Tirana berlangsung tanpa henti semalaman. Pada satu titik, sebuah tong kosong dibawa ke dalam kompleks dan api mulai menyala di dalamnya, tampaknya staf kedutaan membakar dokumen.

Baca: Diplomat Iran Bakar Dokumen Beberapa Jam sebelum Tinggalkan Albania

Serangan siber pada 15 Juli lalu menutup sementara banyak layanan digital dan situs web pemerintah Albania. Perdana Menteri Edi Rama pada hari Rabu mengatakan ada bukti yang tidak dapat disangkal bahwa pemerintah Iran berada di balik serangan itu.

Amerika Serikat (AS) mendukung langkah Albania, salah satu anggota NATO, dan bersumpah akan melakukan pembalasan yang tidak ditentukan terhadap Iran atas apa yang disebutnya sebagai preseden yang meresahkan bagi dunia maya.

Pada hari Rabu Penasihat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan, berbicara dengan Rama untuk menyatakan dukungan kuat Amerika Serikat untuk sekutu NATO-nya. AS mengatakan mereka berkomitmen untuk terus bekerja sama dalam upaya perbaikan dan langkah-langkah keamanan siber Albania.

NATO juga menyatakan dukungan penuhnya kepada Albania. Sebuah pernyataan yang dikeluarkan aliansi keamanan itu mengatakan sangat mengutuk aktivitas siber jahat yang dirancang untuk mengacaukan dan membahayakan keamanan sekutu, dan mengganggu kehidupan sehari-hari warga.

Aliansi tersebut juga berjanji untuk meningkatkan penjagaannya terhadap aktivitas siber berbahaya semacam itu di masa depan, dan saling mendukung untuk mencegah, mempertahankan, dan melawan spektrum penuh ancaman siber, termasuk dengan mempertimbangkan kemungkinan tanggapan kolektif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!