Inggris Tawarkan Kewarganegaraan kepada Tiga Juta Warga Hong Kong
Kamis, 02 Juli 2020 - 10:52 WIB
“Kami jelaskan bahwa jika China melanjutkan jalur ini, kami akan memperkenalkan rute baru bagi mereka yang berstatus British National Overseas untuk memasuki Inggris, memberikan mereka cuti terbatas agar tetap memiliki kemampuan untuk tinggal dan bekerja di Inggris dan kemudian mengajukan kewarganegaraan,” kata Johnson.
"Dan itulah tepatnya yang akan kita lakukan sekarang," tegasnya.
Pernyataan Johnson ini diamini oleh Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab. Raab mengumumkan, Pemerintah negeri Ratu Elizabeth itu mengubah peraturan imigrasi untuk memberikan hak kepada individu yang memenuhi syarat untuk menetap dan bekerja di Inggris selama lima tahun.
"Dan setelah 12 bulan lebih lanjut dengan status menetap, mereka akan dapat mengajukan permohonan kewarganegaraan. Ini adalah pengaturan khusus, yang dipesan lebih dahulu, dikembangkan untuk keadaan unik yang kita hadapi dan mengingat komitmen bersejarah kita kepada masyarakat Hong Kong," kata Raab kepada anggota parlemen seperti dikutip dari TVNZ.
Berbicara di House of Commons, dia mengecam pencekikan China atas Hong Kong dan memberikan peringatan keras kepada Beijing bahwa Inggris tidak akan mengurangi tanggung jawab historisnya.
"Undang-undang tersebut melanggar tingkat otonomi tinggi eksekutif dan legislatif serta otoritas yudisial independen .. tindakan ini merupakan serangan mencolok terhadap kebebasan berbicara dan kebebasan protes damai bagi rakyat Hong Kong," ujar Raab.
"Dan itulah tepatnya yang akan kita lakukan sekarang," tegasnya.
Pernyataan Johnson ini diamini oleh Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab. Raab mengumumkan, Pemerintah negeri Ratu Elizabeth itu mengubah peraturan imigrasi untuk memberikan hak kepada individu yang memenuhi syarat untuk menetap dan bekerja di Inggris selama lima tahun.
"Dan setelah 12 bulan lebih lanjut dengan status menetap, mereka akan dapat mengajukan permohonan kewarganegaraan. Ini adalah pengaturan khusus, yang dipesan lebih dahulu, dikembangkan untuk keadaan unik yang kita hadapi dan mengingat komitmen bersejarah kita kepada masyarakat Hong Kong," kata Raab kepada anggota parlemen seperti dikutip dari TVNZ.
Berbicara di House of Commons, dia mengecam pencekikan China atas Hong Kong dan memberikan peringatan keras kepada Beijing bahwa Inggris tidak akan mengurangi tanggung jawab historisnya.
"Undang-undang tersebut melanggar tingkat otonomi tinggi eksekutif dan legislatif serta otoritas yudisial independen .. tindakan ini merupakan serangan mencolok terhadap kebebasan berbicara dan kebebasan protes damai bagi rakyat Hong Kong," ujar Raab.
Lihat Juga :