Kisah Orang Yahudi Mengungsi ke Palestina karena Diusir Adolf Hitler di Jerman

Senin, 05 September 2022 - 15:45 WIB
Dalam jumlah yang terbatas, orang-orang Yahudi memasuki Palestina selama perang lewat imigrasi “illegal” (Aliyah Bet), walaupun terdapat perbatasan yang dikelola Inggris.

Walaupun pemerintah Inggris mengizinkan masuknya 10.000 anak-anak Yahudi dalam suatu program khusus bernama Kindertransport (Transportasi anak-anak), tetapi Inggris membatasi penerimaan imigran pada tahun 1938 sampai 1939.

Gerakan Zionis menyusun pelarian 18.000 orang Yahudi Eropa tengah dan Timur ke Palestina dari tahun 1937 sampai 1944. Awalnya pelabuhan Yunani digunakan untuk memulai perjalanan ke pelabuhan Palestina.

Lalu, para pengungsi Yahudi pergi melalui pelabuhan laut hitan di Bulgaria dan Rumania. Di pelabuhan Turki, banyak kapal yang ingin mengisi bahan bakar.

Lebih dari 16.000 orang Yahudi melewati Turki dalam perjalanan ke Palestina, terlepas dari upaya turki untuk menghalangi kapal-kapal yang ingin berlabuh.

Kapal yang membawa sebagian mengungsi menuju ke Palestina, tenggelam di lepas pantai Turki, tetapi tidak diketahui apa penyebab pasti tenggelamnya kapal tersebut.

Namun diperkirakan “Struma” secara keliru ditorpedo oleh kapal selam Soviet.

Zionisme sebagai gerakan politik secara konvensional berasal dari tahun 1882. Kelompok-kelompok kecil Yahudi yang tersebar di seluruh Eropa, mulai bekerja samauntuk mendiirikan koloni pertanian di Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!