PBB: Tuduhan China Siksa Muslim Uighur Kredibel!

Kamis, 01 September 2022 - 07:01 WIB
"Saya mengatakan bahwa saya akan menerbitkannya sebelum mandat saya berakhir dan saya sudah melakukannya," kata Bachelet dalam email yang dikirim ke AFP, Kamis (1/9/2022).

"Masalahnya serius—dan saya mengangkatnya dengan otoritas nasional dan regional tingkat tinggi di negara ini."

China telah dituduh selama bertahun-tahun menahan lebih dari satu juta warga minoritas muslim Uighur dan etnik lainnya di wilayah Xinjiang.

Para aktivis HAM menuduh China melakukan serangkaian pelanggaran, sementara Beijing dengan keras menolak klaim tersebut, bersikeras bahwa mereka menjalankan pusat pelatihan kejuruan di Xinjiang yang dirancang untuk melawan ekstremisme.

Bachelet akhirnya memutuskan bahwa penilaian penuh diperlukan terhadap situasi di dalam Daerah Otonomi Uighur Xinjiang (XUAR).

"Pelanggaran HAM yang serius telah dilakukan di XUAR dalam konteks penerapan strategi kontra-terorisme dan kontra-'ekstremisme' pemerintah," bunyi laporan itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!