Saat Eropa Krisis Energi, Rusia Malah Bakar Gas Rp148 M Sehari

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 08:38 WIB
Rusia sendiri membantahnya, dan mengatakan sanksi Barat adalah alasan tingginya harga gas.

"Alasan pasti terjadinya pembakaran tidak pasti karena belum ada komunikasi yang tepat dari Gazprom atau Rusia," ucap Knutsson.

Baca juga: Dinas Rahasia Rusia Dituding Memata-matai Pelatihan Tentara Ukraina di Jerman

Dia mengatakan mungkin ada sejumlah alasan untuk flaring dengan Rusia duduk di surplus gas sekarang.

"Ada banyak alasan potensial tetapi kami tidak tahu persisnya," katanya.

Ada juga kekhawatiran tentang jumlah karbon dioksida dan jelaga yang dihasilkan pabrik.

"Ini setara dengan 9.000 ton karbon dioksida setiap hari yang benar-benar merupakan bencana lingkungan," pungkas Knutsson.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!