Kanada akan Kembalikan Turbin untuk Gas Rusia ke Jerman

Kamis, 25 Agustus 2022 - 10:25 WIB
“Kanada tidak ingin memberikan alasan apapun kepada (Presiden Rusia Vladimir) Putin untuk terus mempersenjatai aliran energinya ke Eropa,” ujar Joly kepada Hannah Thibedeau dari CBC.

Enam turbin Siemens berada di Montreal untuk pemeliharaan ketika Kanada mengumumkan embargo terhadap Rusia atas konflik di Ukraina.

Baca juga: UE Akui Kesepakatan Abraham Tak Ubah Situasi Palestina

Atas permintaan Jerman, Ottawa mengumumkan pengecualian untuk turbin pada Juli, dan mengirim salah satunya, tetapi Gazprom menolak pengiriman, dengan alasan ketidakberesan dalam dokumentasi.

Scholz yang berada di Ottawa pekan ini untuk menandatangani perjanjian pengembangan tenaga hidrogen dengan mitranya dari Kanada, Justin Trudeau, mengatakan kepada CBC bahwa kedua negara akan terus bekerja sama mengembalikan lima turbin yang tersisa.

“Saya pikir ada pemahaman politik bahwa kami akan bekerja sama, bahwa kami adalah teman dan bahwa kami tidak akan membuat permainan Rusia berhasil,” ungkap Scholz kepada pembawa acara Vassy Kapelos.

Ukraina dan Jerman menuduh Rusia menyandera Uni Eropa dengan pengiriman gas. Gazprom telah mengatakan akan memenuhi semua kewajiban kontraknya tetapi tidak dapat disalahkan ketika UE atau Kanada memberlakukan embargo sepihak pada peralatan, seperti turbin Siemens untuk Nord Stream 1, pipa di bawah Laut Baltik yang melewati Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!