Hari Kemerdekaan, Anjing Pahlawan Ukraina Kirim Pesan ke Putin
Rabu, 24 Agustus 2022 - 23:33 WIB
"Inilah hidupnya, hanya itu yang dia ketahui. Hanya masalah kesempatan bahwa kita memiliki anjing yang cakap. Dia bukan anjing pelayan, dia adalah peliharaan saya, tetapi dia memiliki hidung yang luar biasa dan pembelajar yang rajin. Dia dimaksudkan untuk menjadi anjing pertunjukan tapi takdirnya adalah untuk menyelamatkan nyawa orang, bukan untuk memenangkan hadiah," tutur Iliev.
Dari enam bulan, Patron dilatih untuk mendeteksi TNT dan bubuk mesiu. Ketika dia melakukannya, dia diam dan berdiri dengan hidung ke bawah sampai Mykhailo dan timnya mendekat.
Tapi terkadang dia merasa pekerjaannya melelahkan.
"Beberapa hari dia sangat lelah sehingga dia tidak makan malamnya. Dia pulang, minum air dan langsung pingsan," ungkap Mykhailo.
"Tapi dia selalu bangun dengan semangat untuk pergi lagi keesokan harinya," imbuhnya.
Hari Kemerdekaan Ukraina jatuh tepat enam bulan setelah Rusia melancarkan invasi brutalnya yang menurut Zelensky hari ini telah membuat negaranya merasa 'dilahirkan kembali'.
Baca juga: Sekjen NATO Desak Barat Kirim Lebih Banyak Senjata untuk Ukraina
Pihak pemerintah telah melarang pertemuan publik di Kiev di mana lautan tank Kremlin yang hancur telah ditampilkan kepada publik, dan jam malam diberlakukan di kota garis depan timur Kharkiv.
Zelensky kemarin memperingatkan bahwa Rusia akan menggunakan Hari Kemerdekaan untuk meningkatkan serangan biadab mereka, dengan peringatan Presiden tentang kemungkinan 'provokasi Rusia yang menjijikkan'.
Dan kekerasan diprediksi akan pecah pagi ini saat sebuah pusat perbelanjaan di Donetsk dihantam oleh rudal, ketika tim pemadam kebakaran yang besar berjuang untuk mengatasi kobaran api yang besar.
Gumpalan besar asap hitam mengepul dari mal Galaktika, ketika Rusia menuduh Ukraina membombardir situs di wilayah separatis, meskipun belum jelas siapa yang melakukan serangan itu atau berapa banyak korban yang ada.
Dalam pidato emosional hari ini, Zelensky mengatakan Ukraina sekarang percaya perang akan berakhir ketika mereka mengamankan kemenangan daripada merundingkan perdamaian.
Dari enam bulan, Patron dilatih untuk mendeteksi TNT dan bubuk mesiu. Ketika dia melakukannya, dia diam dan berdiri dengan hidung ke bawah sampai Mykhailo dan timnya mendekat.
Tapi terkadang dia merasa pekerjaannya melelahkan.
"Beberapa hari dia sangat lelah sehingga dia tidak makan malamnya. Dia pulang, minum air dan langsung pingsan," ungkap Mykhailo.
"Tapi dia selalu bangun dengan semangat untuk pergi lagi keesokan harinya," imbuhnya.
Hari Kemerdekaan Ukraina jatuh tepat enam bulan setelah Rusia melancarkan invasi brutalnya yang menurut Zelensky hari ini telah membuat negaranya merasa 'dilahirkan kembali'.
Baca juga: Sekjen NATO Desak Barat Kirim Lebih Banyak Senjata untuk Ukraina
Pihak pemerintah telah melarang pertemuan publik di Kiev di mana lautan tank Kremlin yang hancur telah ditampilkan kepada publik, dan jam malam diberlakukan di kota garis depan timur Kharkiv.
Zelensky kemarin memperingatkan bahwa Rusia akan menggunakan Hari Kemerdekaan untuk meningkatkan serangan biadab mereka, dengan peringatan Presiden tentang kemungkinan 'provokasi Rusia yang menjijikkan'.
Dan kekerasan diprediksi akan pecah pagi ini saat sebuah pusat perbelanjaan di Donetsk dihantam oleh rudal, ketika tim pemadam kebakaran yang besar berjuang untuk mengatasi kobaran api yang besar.
Gumpalan besar asap hitam mengepul dari mal Galaktika, ketika Rusia menuduh Ukraina membombardir situs di wilayah separatis, meskipun belum jelas siapa yang melakukan serangan itu atau berapa banyak korban yang ada.
Dalam pidato emosional hari ini, Zelensky mengatakan Ukraina sekarang percaya perang akan berakhir ketika mereka mengamankan kemenangan daripada merundingkan perdamaian.
Lihat Juga :