Inggris Didesak Hentikan Penjualan Senjata ke Israel

Rabu, 01 Juli 2020 - 02:01 WIB
Seruan itu muncul saat pasukan Israel bersiap mencaplok Tepi Barat. Komisioner Tinggi HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam rencana Israel itu dan menyebutnya ilegal.

Meski terus terjadi pelanggaran terhadap warga Palestina dan ancaman aneksasi, penjualan senjata Inggris ke Israel terus berlanjut.

Menurut laporan CAAT, penjualan senjata ke Israel senilai USD462 juta itu jumlah minimal karena ada juga 31 Lisensi Terbuka ke Israel. Sebagian besar untuk peralatan pesawat.

Lisensi Terbuka juga mengizinkan ekspor tak terbatas, sehingga data sebenarnya bisa jauh lebih tinggi.

CAAT mengungkap bahwa review pemerintah menemukan 12 lisensi untuk senjata yang tampaknya digunakan dalam bombardier Gaza oleh Israel pada 2014.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!