Ukraina akan Diblokir Gabung NATO selama 30 Tahun, Ini Alasannya

Senin, 22 Agustus 2022 - 17:02 WIB
Dia juga menepis gagasan menarik garis keamanan tetap di Eropa. "Putin sebenarnya memiliki ide untuk menggesekkan spidol melintasi lanskap Eropa dan kemudian berkata: 'Itu milikku dan itu milikmu'," ungkap Scholz, menambahkan, "Itu tidak bekerja seperti itu."

Scholz juga mengatakan dialog harus digunakan untuk menghadapi Moskow. “Menyerah bukanlah strategi yang masuk akal,” papar dia.

Dia menambahkan, “Seseorang harus jelas dan tidak membiarkan dirinya diintimidasi.”

Jerman mengutuk operasi Moskow di Ukraina dan menyatakan solidaritasnya dengan Kiev. Jerman bergabung dengan sanksi Barat terhadap Rusia dan memasok pasukan Ukraina dengan sejumlah besar senjata, termasuk rudal anti-tank portabel dan howitzer self-propelled.

Di dalam negeri, bagaimanapun, Scholz telah menghadapi kritik karena dianggap tidak berbuat cukup untuk membantu Ukraina, baik dari sesama anggota koalisi, termasuk Menteri Luar Negeri Annalena Baerbock, serta mantan Duta Besar Ukraina untuk Jerman Andrey Melnik.

Melnik bahkan menyebut Scholz "tersinggung liverwurst (sosis yang mengandung cincangan hati)” atas penolakannya mengunjungi Kiev pada Mei.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!