Siapa Alexander Dugin Si 'Otak Putin' yang Putrinya Tewas dalam Bom Mobil?
Senin, 22 Agustus 2022 - 13:54 WIB
Buku Dugin tahun 1997 meningkatkan ketenarannya. Pada awal 1990-an, dia ikut mendirikan Partai Bolshevik Nasional (NBP), yang sangat mendukung pandangan anti-sentris dan yang sebagian besar bendera merahnya menampilkan palu dan arit hitam di tengahnya.
Dugin meninggalkan NBP sekitar satu dekade sebelum dinyatakan sebagai "organisasi ekstremis" pada 2007 dan kegiatannya dilarang di Rusia.
Dia kemudian menemukan gerakan politik dan sosial yang berpusat pada ide-ide anti-Barat yang kukuh untuk masa depan Eurasia.
Dugin bekerja sebentar sebagai pemimpin redaksi Tsargrad TV, saluran Kristen Ortodoks pro-Kremlin yang dimiliki oleh pengusaha Konstantin Malofeev. Malofeev dijatuhi sanksi oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa pada tahun 2014 atas tuduhan bahwa dia mendanai separatis pro-Moskow yang bertempur di Ukraina, sesuatu yang dia bantah.
Menulis di situs Tsargrad pada bulan Mei, Dugin mengatakan; "Operasi militer khusus Rusia di Ukraina membutuhkan reformasi patriotik segera."
"Rusia baru, abadi, sejati dan mendalam perlu dibentuk untuk menarik orang-orang Ukraina," lanjut dia.
"Ukraina dapat menjadi bagian integral dan organik dari ini," imbuh dia. "Warga Ukraina harus memahami bahwa kami mengundang mereka untuk menciptakan kekuatan baru yang besar ini. Juga orang Belarusia, Kazakhstan, Armenia, tetapi juga Azerbaijan dan Georgia, dan semua orang yang tidak hanya ada dan bersama kita, tetapi juga akan tetap ada.”
Dugin meninggalkan NBP sekitar satu dekade sebelum dinyatakan sebagai "organisasi ekstremis" pada 2007 dan kegiatannya dilarang di Rusia.
Dia kemudian menemukan gerakan politik dan sosial yang berpusat pada ide-ide anti-Barat yang kukuh untuk masa depan Eurasia.
Dugin bekerja sebentar sebagai pemimpin redaksi Tsargrad TV, saluran Kristen Ortodoks pro-Kremlin yang dimiliki oleh pengusaha Konstantin Malofeev. Malofeev dijatuhi sanksi oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa pada tahun 2014 atas tuduhan bahwa dia mendanai separatis pro-Moskow yang bertempur di Ukraina, sesuatu yang dia bantah.
Menulis di situs Tsargrad pada bulan Mei, Dugin mengatakan; "Operasi militer khusus Rusia di Ukraina membutuhkan reformasi patriotik segera."
"Rusia baru, abadi, sejati dan mendalam perlu dibentuk untuk menarik orang-orang Ukraina," lanjut dia.
"Ukraina dapat menjadi bagian integral dan organik dari ini," imbuh dia. "Warga Ukraina harus memahami bahwa kami mengundang mereka untuk menciptakan kekuatan baru yang besar ini. Juga orang Belarusia, Kazakhstan, Armenia, tetapi juga Azerbaijan dan Georgia, dan semua orang yang tidak hanya ada dan bersama kita, tetapi juga akan tetap ada.”
(min)
Lihat Juga :