Pertempuran Sengit Pecah Dekat Donetsk, Rusia Gencarkan Serangan di Ukraina Timur
Kamis, 11 Agustus 2022 - 16:04 WIB
Luhansk sekarang hampir sepenuhnya berada di bawah kendali Rusia tetapi Donetsk masih belum sepenuhnya dikuasai.
Baca juga: Ukraina Hentikan Pasokan Minyak Rusia ke Uni Eropa
Penasihat presiden Ukraina Oleksiy Arestovych mengatakan dalam wawancara yang diposting di YouTube bahwa, "Gerakan Rusia ke Pisky tidak berhasil."
Gubernur regional Luhansk Serhiy Gaidai, yang diwawancarai televisi Ukraina, mengatakan Rusia telah mengirim semakin banyak tentara bayaran ke wilayah tersebut, termasuk dari perusahaan keamanan swasta Wagner.
“Kami pernah memiliki kota-kota Ukraina yang damai. Sekarang kita telah didorong ke Abad Pertengahan ... Orang-orang sekarang pergi karena mereka takut membeku di musim dingin yang akan datang,” tutur dia.
Ukraina menuduh Rusia pada Rabu menewaskan 13 orang dan melukai 10 orang dengan roket yang ditembakkan dari sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir yang direbut di pusat wilayah itu.
Rusia dituding menggunakan fasilitas nuklir sebagai tameng dari serangan balasan Ukraina.
Baca juga: Ukraina Hentikan Pasokan Minyak Rusia ke Uni Eropa
Penasihat presiden Ukraina Oleksiy Arestovych mengatakan dalam wawancara yang diposting di YouTube bahwa, "Gerakan Rusia ke Pisky tidak berhasil."
Gubernur regional Luhansk Serhiy Gaidai, yang diwawancarai televisi Ukraina, mengatakan Rusia telah mengirim semakin banyak tentara bayaran ke wilayah tersebut, termasuk dari perusahaan keamanan swasta Wagner.
“Kami pernah memiliki kota-kota Ukraina yang damai. Sekarang kita telah didorong ke Abad Pertengahan ... Orang-orang sekarang pergi karena mereka takut membeku di musim dingin yang akan datang,” tutur dia.
Ukraina menuduh Rusia pada Rabu menewaskan 13 orang dan melukai 10 orang dengan roket yang ditembakkan dari sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir yang direbut di pusat wilayah itu.
Rusia dituding menggunakan fasilitas nuklir sebagai tameng dari serangan balasan Ukraina.
Lihat Juga :