Ukraina Klaim 9 Pesawat Tempur Rusia Hancur dalam Ledakan Crimea

Kamis, 11 Agustus 2022 - 00:17 WIB
Selama perang, Kremlin telah melaporkan banyak kebakaran dan ledakan di wilayah Rusia dekat perbatasan Ukraina, menyalahkan beberapa dari mereka pada serangan Kiev. Pihak berwenang Ukraina sebagian besar diam tentang insiden itu, lebih memilih untuk membuat dunia menebak-nebak.

Dalam perkembangan lain, pasukan Rusia menembaki daerah-daerah di seluruh Ukraina pada Selasa malam hingga Rabu, termasuk wilayah tengah Dnipropetrovsk, di mana 13 orang tewas, menurut gubernur wilayah itu, Valentyn Reznichenko.

Baca juga: Rusia Gempur Wilayah Dnipropetrovsk, 13 Warga Sipil Tewas

Reznichenko mengatakan Rusia menembaki kota Marganets dan desa terdekat. Puluhan bangunan tempat tinggal, dua sekolah, dan beberapa gedung administrasi rusak.

“Itu adalah malam yang mengerikan,” kata Reznichenko.

“Sangat sulit untuk mengambil mayat dari bawah puing-puing. Kami menghadapi musuh kejam yang melakukan teror setiap hari terhadap kota dan desa kami,” tuturnya.

Pasukan Rusia juga terus menembaki kota Nikopol di seberang Sungai Dnieper dari pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia yang diduduki Rusia. Ini adalah pembangkit nuklir terbesar di Eropa. Ukraina dan Rusia telah saling menuduh menembaki itu, memicu ketakutan internasional akan bencana.

Pada hari Rabu, para menteri luar negeri dari negara-negara demokrasi industri Kelompok Tujuh menuntut agar Rusia segera menyerahkan kembali kendali penuh pabrik itu ke Ukraina. Mereka mengatakan mereka "sangat prihatin" tentang risiko kecelakaan nuklir dengan konsekuensi yang luas.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!