Sutradara Ikonik Ini Bilang Putin-Zelensky Harus Minum Bir Bersama
Sabtu, 30 Juli 2022 - 13:53 WIB
Vovan dan Lexus, menyamar sebagai Zelensky, kemudian bertanya kepada Lynch apakah menurutnya harus ada pembicaraan langsung dengan Putin demi mencapai perdamaian.
"Ya!," jawab Lynch dengan tegas, menekankan bahwa ada beberapa cara untuk melakukannya, seperti panggilan telepon biasa atau makan malam virtual dengan beberapa gelas bir.
Lynch bersikeras bahwa selama percakapan sambil minum bir dan makan malam, kedua presiden dapat mencapai kesadaran bersama bahwa mereka berdua adalah manusia dan akan dapat mendiskusikan masalah di antara negara mereka.
“Pikirkan perdamaian, pikirkan persahabatan” desak Lynch, menyerukan Zelensky untuk menghentikan krisis saat ini, berbicara dengan Putin, dan berpikir tentang bagaimana bergaul dan saling membantu.
Percakapan dengan Lynch terjadi seminggu setelah kedua orang iseng Rusia itu berbicara dengan penulis horor Amerika Stephen King, yang juga mereka tipu untuk percaya bahwa dia sedang berbicara dengan Zelensky.
Baca juga: Putin Sarankan Baykar Turki Bangun Pabrik Drone Serang di Rusia
Selama panggilan telepon, King memuji kolaborator Nazi era Perang Dunia II dan penjahat perang Stepan Bandera sebagai "pria hebat" dan membandingkannya dengan bapak pendiri AS, George Washington dan Thomas Jefferson. Penulis itu kemudian mengakui bahwa dia dikerjai dan mengklaim bahwa dia tidak benar-benar tahu siapa Bandera atau apa yang telah dia lakukan.
"Ya!," jawab Lynch dengan tegas, menekankan bahwa ada beberapa cara untuk melakukannya, seperti panggilan telepon biasa atau makan malam virtual dengan beberapa gelas bir.
Lynch bersikeras bahwa selama percakapan sambil minum bir dan makan malam, kedua presiden dapat mencapai kesadaran bersama bahwa mereka berdua adalah manusia dan akan dapat mendiskusikan masalah di antara negara mereka.
“Pikirkan perdamaian, pikirkan persahabatan” desak Lynch, menyerukan Zelensky untuk menghentikan krisis saat ini, berbicara dengan Putin, dan berpikir tentang bagaimana bergaul dan saling membantu.
Percakapan dengan Lynch terjadi seminggu setelah kedua orang iseng Rusia itu berbicara dengan penulis horor Amerika Stephen King, yang juga mereka tipu untuk percaya bahwa dia sedang berbicara dengan Zelensky.
Baca juga: Putin Sarankan Baykar Turki Bangun Pabrik Drone Serang di Rusia
Selama panggilan telepon, King memuji kolaborator Nazi era Perang Dunia II dan penjahat perang Stepan Bandera sebagai "pria hebat" dan membandingkannya dengan bapak pendiri AS, George Washington dan Thomas Jefferson. Penulis itu kemudian mengakui bahwa dia dikerjai dan mengklaim bahwa dia tidak benar-benar tahu siapa Bandera atau apa yang telah dia lakukan.
Lihat Juga :